Mursalim Nawawi, S. Pd. M.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
'Ajal Mengintai! Sudah Siapkah Bekal Menuju Akhirat yang Abadi?' - T.1814

'Ajal Mengintai! Sudah Siapkah Bekal Menuju Akhirat yang Abadi?' - T.1814

Judul : "Ajal Mengintai! Sudah Siapkah Bekal Menuju Akhirat yang Abadi?"

Ditulis oleh MNGBC

Setiap manusia pasti akan merasakan yang namanya kematian. Namun, seringkali kita terbuai oleh waktu yang terasa panjang dan lupa bahwa ajal kian dekat, tanpa kita ketahui kapan datangnya. Allah SWT berfirman dalam Alquran:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati” (QS. Ali Imran: 185). Kalimat ini menegaskan kematian adalah kepastian yang tidak bisa dihindari, sebuah peringatan agar tidak terlena dalam kehidupan dunia.

Sadar akan kenyataan ini, seharusnya kita mulai mengintrospeksi diri dan memikirkan amal apa yang telah disiapkan untuk bekal di akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya” (HR. Bukhari dan Muslim). Niat yang tulus dan amal saleh adalah modal utama dalam menghadapi hari pembalasan.

Alquran mengingatkan agar manusia tidak terbuai oleh dunia yang singkat dan penuh tipu daya:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ

“Dan berbekal-lah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, hai orang-orang yang berakal” (QS. Al-Baqarah: 197). Bekal terbaik adalah ketakwaan yang mendalam kepada Allah.

Rasulullah SAW juga mengingatkan untuk sering mengingat kematian agar kita tidak terlena:

كُونُواْ كَأَنَّكُمْ تَرَوْنَ الْمَوْتَ بَعَيْنِكُمْ

“Perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan (kematian)” (HR. Tirmidzi). Dengan mengingat mati, kita terdorong untuk segera memperbaiki diri dan memperbanyak amal.

Bekal akhirat yang kita kumpulkan tidak hanya berupa ibadah ritual, tetapi juga akhlak mulia dan perbuatan baik kepada sesama. Allah berfirman:

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya” (QS. Az-Zalzalah: 7). Setiap kebaikan, sekecil apapun, bernilai di sisi Allah.

Selain itu, menuntut ilmu yang bermanfaat adalah jalan yang dilalui Rasulullah SAW untuk mendapat kemudahan ke surga:

مَن سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga” (HR. Muslim).

Mengingat ajal yang bisa tiba kapan saja, jangan sampai kita menunggu kesempatan yang belum tentu datang. Rasulullah bersabda:

إِذَا كُنْتَ فِي الْعَشِيِّ فَلَا تَنْتَظِرِ الصُّبْحَ وَإِذَا كُنْتَ فِي الصُّبْحِ فَلَا تَنْتَظِرِ الْعَشِيَّ

“Jika engkau berada di petang hari, jangan menunggu sampai pagi, dan jika engkau berada di pagi hari, jangan menunggu sampai petang” (HR. Bukhari). Manfaatkan waktu sehatmu untuk memperbanyak amal baik.

Marilah gunakan kesempatan hadirnya waktu ini untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan berbuat baik sebanyak mungkin. Dunia hanyalah tempat persinggahan sementara, sementara akhirat adalah kehidupan abadi. Jangan sampai menyesal saat ajal tiba, karena bekal sedikit tidak akan cukup menolong di hari pembalasan.

Semua peringatan dan nasehat ini bersumber dari kitab suci Alquran dan hadist Rasulullah SAW yang sangat jelas dan kuat agar kita senantiasa waspada dan bersemangat mempersiapkan bekal untuk akhirat yang kekal, sebelum waktu kita di dunia benar-benar habis.

Dengan kesadaran ini, kita diingatkan untuk tidak menunda-nunda beramal shaleh, menata niat kita, dan bertakwa kepada Allah SWT, karena ajal bisa datang kapan saja tanpa bisa ditunda atau diundur. Bekal sebanyak-banyaknya adalah perlindungan paling hakiki menghadapi keabadian akhirat.

Demikian yang bisa dituliskan semoga bermanfaat

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post