Pijat
Badan terasa pegal, linu, dan kepala pun rada pening. Minum obat sudah, istirahat sudah, sepertinya aku butuh dipijat untuk melemaskan otot. Sudah cukup lama tak dipijat, lebih dari tiga bulan, mungkin ini waktunya relaksasi dengan pijatan.
Bertanya pada teman akhirnya dapat seorang pemijat yang menjadi langganannya. Tapi pemijat itu bisa datang siang hari karena sudah ada panggilan lain sebelumnya. Pukul 12.00 aku pun mulai dipijat oleh seorang ibu setengah baya. Pijatannya terasa enak mampu membuatku terlena hingga mengantuk. Lebih dari dua jam Ibu Wiyah, nama pemijat itu melakukan tugasnya. Badan pun kini terasa lebih ringan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan