Tamu dari Jauh
Hujan membasahi bumi sejak pagi, udara terasa dingin namun kami telah bersiap menyambut tamu jauh dari seberang pulau yaitu dari Kalimantan Timur. Mereka adalah para kepala sekolah SD negeri maupun swasta dari Kota Balikpapan. Segala hal telah kami persiapkan baik ruangan, PPT untuk paparan, suvenir, dan sebagainya. Hanya konsumsi makan siang yang sedikit terhambat karena terlambat datang.
Pukul 09.30, pihak tim studi petik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Kota menghubungi bila mereka telah sampai di dekat sekolah. Perjalanan terkendala karena bus yang mereka naiki tak bisa berhenti di depan sekolah karena jalanan yang cukup sempit. Bus tak bisa lewat sehingga mereka memutuskan turun di BPMP Provinsi DKI Jakarta yang lalu berjalan kaki ke sekolah.
Mengetahui hal itu kami memutuskan menjemput mereka apalagi hujan juga masih turun. Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di halaman sekolah. Tim penyambutan pun segera melaksanakan tugasnya. Acara penyambutan diawali oleh tim marawis yang membawakan Sholawat Badar. Dilanjutkan dengan atraksi palang pintu dan pertunjukan silat. Selanjutnya para tamu mengisi buku tamu dan diantarkan ke ruangan.
Penyambutan tim studi petik ini dihadiri oleh Bapak Turman, perwakilan dari Sudin Pendidikan Wilayah 1 Kotamadya Jakarta Selatan, Bapak Tony selaku Kasatlak kecamatan Jagakarsa, Ibu Susiyarti yang merupakan pengawas wilayah 2, ketua dan pengurus K3S serta kepala sekolah se Tanjung Barat.
Acara yang dipandu MC, Bapak Syaefudin dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, persembahan tari Betawi, sambutan-sambutan, paparan dari Bapak Mokhlas mewakili tuan rumah lalu dilanjutkan berkeliling sekolah untuk menyaksikan berbagai stan yang disediakan. Ada stan pembuatan bir pletok, stan ecoprint, stand komposting, stan pupuk, dan lain-lain. Selama berkeliling, kami mendampingi dan memberikan penjelasan tentang berbagai kegiatan dan hasil kerja tim Adiwiyata di sekolah. Rombongan dari Balikpapan juga meninjau kegiatan belajar mengajar di beberapa kelas.
Selepas berkeliling kami melaksanakan salat duhur dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Menemani mereka makan, kami mempersembahkan live musik dengan permainan organ oleh Pak Fery dan penyanyi Safa, siswa kelas 5. Acara berikutnya adalah pemberian cinderamata dari tim Balikpapan berupa replika senjata khas Dayak yaitu Mandau dan kain sutera motif batik Kalimantan.
Pukul 14.00 acara pun berakhir. Para kepala sekolah dari Pulau Borneo mengaku sangat senang dengan penyambutan dan penerimaan yang diberikan. Mereka mengundang kami untuk berkunjung balik ke Balikpapan, suatu hal yang juga kami inginkan. Semoga kunjungan ini bermanfaat dan memberikan kesan yang baik bagi para tamu. Kami harap kunjungan yang singkat ini dapat berlanjut ke persahabatan yang lebih erat. Terima kasih tak terhingga kepada para guru, tendik, siswa, dan komite yang sangat mendukung keberhasilan acara ini.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
