Galau
Kasus DBD yang makin meningkat di Jakarta membuat warga dan pemerintah daerah waspada termasuk Dinas Pendidikan. Sejak bulan lalu, sekolah-sekolah telah diwajibkan melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) setiap hari Selasa dan Jumat. Kegiatan tersebut harus diaporkan melalui link yang dibagikan, sebelum pukul 12.00 pada hari yang sudah ditentukan.
Pagi tadi kami mendapat berita lewat grup Whatsapp dan chat langsung dari Pak Kasatlak bahwa sekolah akan menjadi sasaran monitoring PSN hari ini. Kami pun segera mempersiapkan diri meski merasa kondisi sekolah sudah cukup kondusif. Demi lebih memastikan, kami pun segera bekerja bakti membersihkan tempat-tempat yang kemungkinan masih belum tersentuh.
Berhubung sekolah sedang mengadakan PSS dan sebagian guru menjadi pengawas ruang maka hanya beberapa guru dibantu caraka yang melakukan PSN. Tak lupa mengambil foto sebagai dokumentasi. Semua sudut baik di dalam kelas maupun luar kelas menjadi perhatian kami. Jangan sampai ada yang terlewat dan menjadi bahan laporan yang kurang baik.
Waktu demi waktu berlalu, petugas dari Sudin Pendidikan wilayah 1 Jakarta Selatan yang akan memonitoring sekolah tak kunjung datang. Kami berprasangka baik mungkin beliau akan datang siang hari karena tak ingin mengganggu pelaksanaan PSS. Namun hingga siang hari dan peserta didik sudah pulang semua ternyata beliau tak juga datang. Kami terus menunggu hingga jam pulang tiba dan tamu tersebut tak juga menampakkan dirinya.
Entah apa yang terjadi dan menjadi alasan petugas batal hadir untuk monitoring. Tentu ada rasa kecewa karena kami telah siap menerima kedatangan beliau. Akibat petugas tak datang, monitoring secara langsung otomatis telah gagal. Kami pun berniat untuk membuat laporan PSN secara mandiri tapi gagal juga. Link pelaporan tak bisa dibuka lagi karena sudah lewat waktu. Sungguh hari ini bikin galau.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
