Hardiknas dan Pakaian Adat
Hari lahirnya Bapak pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Ditetapkannya tanggal tersebut sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan kontribusi beliau terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.
Pada upacara peringatan Hardiknas beberapa tahun lalu, para PNS diwajibkan memakai batik Korpri. Namun belakangan ini peserta diharuskan memakai pakaian adat yang sesuai dengan daerahnya. Begitu pula dengan beberapa peringatan hari besar nasional lainnya, para peserta diminta berpakaian adat. Ada baiknya kebijakan tersebut yaitu mengenalkan dan melestarikan pakaian adat dari seluruh Indonesia.
Sekolah kami yang berada di Jakarta, membuat kebaya encim dan baju koko menjadi pakaian adat yang harus dikenakan saat upacara hari besar nasional tertentu. Mengenakan pakaian adat Betawi membuat kami yang perempuan makin cantik dan anggun. Baju koko pun membuat para laki-laki tambah ganteng dan keren.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
