Salah Guru (Lagi)
Berita viral tentang siswa SMP yang belum bisa membaca menimbulkan berbagai komentar di masyarakat. Semua orang heran, kok bisa sudah SMP belum bisa membaca? Belajar apa saja waktu di SD? begitu pertanyaan yang mengemuka.
Lagi dan lagi guru yang disalahkan. Kali ini guru SD menjadi sorotan publik. Guru SD menjadi tertuduh dari peristiwa viral tersebut. Lalu, apakah kondisi mundurnya kualitas lulusan SD semata kesalahan para gurunya?.
Jangan lagi guru yang menjadi kambing hitam. Siswa hanya maksimal 8 jam di sekolah sedangkan waktu terbanyak berada di luar sekolah khususnya di rumah. Dimana fungsi orangtua selama itu? Adakah orangtua memerhatikan pendidikan dan lingkungan pergaulan anak-anaknya? Apakah mereka membantu dan membimbing anaknya belajar selama di rumah?.
Banyak orangtua yang makin tak peduli dengan fungsinya sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Urusan pendidikan diserahkan dan dianggap hanya tanggungjawab guru dan sekolah. Begitu anak masuk sekolah mereka lepas tangan padahal yang harus diperhatikan dan diajar guru bukan satu atau dua anak saja tapi puluhan siswa dengan berbagai karakter dan kemampuan. Peran orangtua sangatlah dibutuhkan untuk membantu perkembangan belajar siswa.
Di sisi lain, sistem dan kebijakan pendidikan terasa makin memanjakan siswa. Begitu banyak keistimewaan yang diberikan untuk siswa tapi memberatkan guru. Kebijakan tersebut antara lain adanya nilai KKM yang sekarang menjadi KKTP, siswa harus naik kelas atau lulus meski kemampuannya belum memadai, tak boleh ada hukuman meski siswa melanggar aturan bahkan berbuat kriminal, tak ada ujian nasional sehingga siswa makin santai, dan sebagainya.
Fenomena yang menyedihkan ini adalah kesalahan semua pihak. Tak perlu menunjuk hidung pihak tertentu untuk menjadi tersangka. Evaluasi dan intropeksi diri lebih baik lalu mencari solusi yang tepat. Jangan masa depan bangsa dikorbankan untuk kepentingan tertentu yang hanya sesaat. Mari benahi bersama.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
