Nanik Wijayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Laksa Betawi

Laksa Betawi

Salah satu makanan khas Betawi yang mulai langka saat ini adalah Laksa. Makanan ini jarang ditemui karena penjualnya yang makin sedikit. Di sekitar sekolahku, di daerah Jagakarsa, ternyata ada penjualnya. Pedagang laksa itu menjajakan dagangannya dengan cara berkeliling menggunakan gerobak. Dia juga menjual toge goreng, makanan yang juga kusuka.

Kali ini aku ingin mencoba laksa yang sudah lama tak pernah kunikmati. Laksa Betawi adalah salah satu kuliner khas Jakarta yang mencerminkan kekayaan budaya Betawi. Makanan ini merupakan perpaduan yang sempurna antara pengaruh kuliner Melayu, Tionghoa, dan India, menciptakan cita rasa yang unik dan otentik. Nama "laksa" sendiri dipercaya berasal dari bahasa Sansekerta "lakshas," yang berarti banyak, mengacu pada berbagai bahan yang digunakan dalam pembuatan hidangan ini.

Laksa berisi potongan ketupat, oncom, mie beras, irisan daun kucai, taoge, dan daun kemangi. Kadang juga ditambah topping telur rebus atau daging ayam. Bahan-bahan itu lalu disiram kuah santan kental berwarna kuning yang sangat harum. Wangi dan rasanya sangat khas karena berasal dari beragam bumbu dan rempah. Hmmm..nikmat disantap saat masih hangat ditambah sambal dan kerupuk.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post