Diseminasi Moderasi Beragama, Bagi Guru-guru MTs N 1 Cilegon.
Tagur hari ke 4
Hari ini MTs N 1 Cilegon kedatangan Bapak Kepala Kementerian Agama Kota Cilegon. Bapak H. Lukmanul Hakim, S.Ag. M.Si. Beliau belum lama menjabat sebagai kepala Kemenag kota Cilegon, kurang lebih baru dua bulan beliau menjabat di kantor kementerian agama kota Cilegon.
Beliau memberikan pembinaan kepada seluruh guru dan staf MTs N 1 Cilegon. Tentang Diseminasi Moderasi Beragama, seperti yang kita ketahui Diseminasi Moderasi Beragama adalah proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku ekstrem/berlebihan dalam penerapan.
Beliau mengatakan Kementerian Agama mulai mendiseminasikan gagasan penguatan moderasi beragama kepada Dosen Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Proses diseminasi dilakukan secara simultan di sejumlah perguruan tinggi pada delapan provinsi, yaitu: Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Riau, Manado, Makassar, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Indonesia memiliki Bhinneka Tunggal Ika sebagai prinsip dasar berbangsa dan bernegara. Jika unity in diversity itu dijaga dengan baik, maka akan menjadi kekayaan bangsa Indonesia yang dikagumi oleh bangsa-bangsa lain. Jika tidak, maka menjadi biang terjadinya konflik antar warga negara serta menjadi ancaman yang dapat mencederai demokrasi.
Maka, harus ada upaya terencana dan terstruktur untuk menjaga kemajemukan Indonesia, khususnya memperkuat pemahaman dan pengamalan toleransi beragama di kalangan generasi penerus bangsa ini. Salah satu caranya adalah melalui peran guru.
Guru diyakini sebagai aktor yang bisa meredam konflik maupun memberi pemahaman akan kemajemukan agama yang ada di Indonesia kepada peserta didiknya. Guru juga menjadi garda terdepan dalam hal toleransi beragama.
Pemahaman guru yang keliru pasti berimbas pada pemahaman siswa yang salah. Hal ini menjadi starting point penanaman paham kegamaan yang ramah dan toleransi beragama di kalangan pelajar.
Sumber tambahan materi diambil dari "Radar Jember"
Setelah pembinaan selesai, dibuka sesi pertanyaan dari peserta, ada beberapa guru yang menanyakan beberapa hal salah satunya tentang PPPK, dari guru honorer, ada juga yang menanyakan tentang ketidak pastian tentang libur HBI yang sering dipindah oleh pejabat terkait.
Semua pertanyaan dijawab dengan lugas oleh Bapak Kepala Kemenag, setelah selesai sesi tanya jawab waktunya sesi foto bersama. Terima kasih Bapak Kepala Kemenag atas pembinaan kepada seluruh guru MTs N 1 Cilegon.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
