Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pesan Terakhir Bik Ijah ( Episode ke 17 )

Pesan Terakhir Bik Ijah ( Episode ke 17 )

Tagur hari ke 30

Wajah tegang masih menyelimuti Karjo, terlebih setelah mendengar penjelasan dari dokter tentang mbakyunya, sambil menarik nafas panjang Karjo menjelaskan apa yang barusan disampaikan Dokter pada kedua keponakannya itu.

"Lek, yang sabar yaa, tadi Dokter menjelaskan kalau ibumu mengalami pendarahan otak akibat benturan keras di aspal pada saat kecelakaan yang dialami ibumu tadi pagi," ucap Karjo sambil mengelus bahu kedua ponakannya.

"Lalu apa tindakan Dokter untuk bisa menyembuhkan ibu, pak Lek? Tanya Darsono sudah mulai terlihat panik dan khawatir dengan kondisi ibunya.

"Ibu harus segera dioperasi, makanya butuh tanda tangan persetujuan dari anaknya, silahkan Darsono atau Suroto yang mau menandatangani surat pernyataan bersedia dioperasi," jawab Karjo

"Biar saya saja pak Lek, yang menandatangani surat pernyataannya supaya ibu segera ditangani," ucap Darsono

"Baiklah kalau begitu mari pak Lek antar ke ruang Dokter sambil menanyakan kondisi yang sebenarnya ibu kalian," ajak Karjo

Darsono dan Suroto mengikuti Karjo dari belakang, sambil menyusuri koridor rumah sakit, Darsono sesekali menghapus air matanya, dia sudah merasa menyesal dengan apa yang sudah dia perbuat selama ini. Dalam hatinya berdoa

"Ya Allah, selamatkan ibu, saya masih membutuhkan ibu, saya berjanji akan berubah dan akan membahagiakan ibu," doa Darsono dalam hatinya.

Sesampainya di ruang Dokter, mereka bertiga dipersilahkan duduk dan dokter mulai menjelaskan tentang kondisi Bik Ijah.

"Jadi kondisi ibu Ijah ini mengalami benturan keras sehingga mengalami pendarahan otak, jadi harus segera dilakukan operasi, pasca operasi ibu Ijah harus di tempatkan di ruang ICU, karena kondisinya harus terus dipantau perkembangan pasca operasi," penjelasan dokter panjang lebar.

"Baiklah Dok, lakukan yang terbaik untuk ibu saya, selamatkan ibu saya Dok," ucap Darsono penuh harap.

"Semuanya Kita pasrahkan kepada Allah, kami tim dokter hanya melakukan sebisa kami," jawab Dokter sambil menyodorkan surat pernyataan kepada Darsono.

"Berapa lama operasi nya Dok?" tanya Karjo

"Kalau tidak ada kendala sekitar tiga jam, kita lihat kondisi pasien semoga tensi darahnya normal terus pada saat operasi berlangsung, kami akan melakukan rekam jantung dulu kalau hasilnya bagus langsung dilakukan operasi," jawab dokter panjang lebar.

"Baiklah Dok lakukan yang terbaik untuk Kaka saya, semoga operasi nya berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang mengkhawatirkan," ucap Karjo sambil pamit untuk keluar dari ruangan Dokter.

Bersambung.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post