Jamilah ( Episode ke 7 )
Jamilah ( Episode ke 7 )
Tagur hari ke 50
Suasana kamar mandi masih mencekam, Jamilah masih belum berani bergerak, dia berdiri mematung, ketika hendak menggeser kan badannya ke samping. Dia merasakan tubuhnya susah sekali untuk digerakkan, kakinya mendadak tidak dapat digerakkan. Jamilah semakin panik.
Tiba-tiba lampu mendadak mati, Jamilah tambah panik, dia mulai meraba-raba tasnya mencari handphone nya, untuk menyalakan senter, tapi tiba-tiba kaki Jamilah seperti ada yang menyentuhnya, terasa dingin sekali tangan yang menyentuh kakinya itu. Jamilah menjerit sejadi-jadinya.
"Tolooooong, tolooooong, adakah orang di kamar mandi ini," teriak Jamilah sangat kencang.
Rio yang sedari tadi menunggu Jamilah keluar dari kamar mandi, langsung terkejut mendengar suara jeritan Jamilah yang berasal dari kamar mandi. Rio langsung berlari menuju kamar mandi.
Tiba-tiba lampu menyala lagi, dan bayangan sosok wanita yang ada di cermin sudah tidak terlihat lagi. Entah kemana perginya. Setelah Rio masuk ke kamar mandi wanita ditemui Jamilah sedang berdiri dengan wajah yang pucat pasi.
"Ya Allah, kamu kenapa Mil, kenapa wajah kamu pucat seperti itu, apa yang terjadi?" Rio memberondong pertanyaan.
"Bawa Mila keluar dari kamar mandi ini Ka," ucap Jamilah dengan tubuh masih gemetar karena ketakutan.
Akhirnya Rio segera menuntun Jamilah keluar kamar mandi. Setelah berada di dalam musolah Rio langsung memberikan air minum kepada Jamilah.
"Minumlah dulu supaya kamu sedikit tenang," ucap Rio sambil menyodorkan botol air mineral kepada Jamilah.
Jamilah langsung meminum air yang diberikan Rio, kerongkongannya terasa kering efek tegang tadi yang dia alami barusan. Kemudian setelah tenang Jamilah langsung salat Isa.
Rio menunggu Jamilah sampai selesai salat Isa, dia tidak habis fikir ada apa sebenarnya dengan Jamilah, Rio amati Jamilah seperti ada yang sedang mengganggu pikirannya, entah apa.
Setelah selesai salat Isa, Rio mengajak Jamilah masuk ke dalam restoran untuk makan malam, dari tadi perutnya terasa lapar, setelah memilih menu makanan mereka langsung menikmati makan malam bersama rombongan penumpang yang lainnya.
"Kamu tadi kenapa menjerit jerit di dalam kamar mandi, apa ada makhluk tak kasat mata yang mengganggu kamu lagi?" Tanya Rio
"Iya Ka, anehnya makhluk yang menampakkan diri itu, wajahnya persis yang ada dalam mimpi Mila waktu tidur di dalam bus itu Ka," cerita Jamilah sambil merasakan kengerian sewaktu di kamar mandi.
"Ko bisa kebetulan sama gitu ya, atau jangan jangan kamu tadi bukan sedang bermimpi pas tidur di bus itu," ucap Rio merasa aneh
"Ya itulah Ka, yang bikin Mila bingung, mimpi itu seperti nyata," ujarnya
"Ya sudah kita harus banyak-banyak berdoa supaya dijauhkan dari gangguan makhluk gaib," ucap Rio berusaha menenangkan Mila.
"Oh ya, nanti kitakan ada agenda berkemah di kali urang setelah selesai studi banding, sebaiknya selama di area perkemahan kamu harus lebih waspada dan berhati-hati lagi yang saya dengar, disana itu banyak cerita cerita mistis," ucap Rio berusaha mengingatkan Jamilah.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
