Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jamilah ( Episode ke 17 )

Jamilah ( Episode ke 17 )

Tagur hari ke 65

Angin masih berhembus sangat kencang, membuat tirai jendela kamar tersibak dan bergoyang goyang, tidak lama kaca jendela kamar yang sedari tadi tertutup rapat, karena angin kencang terbuka dan menutup sendiri, sambil diiringi bantingan keras pada saat kaca jendela menutup begitu seterusnya ada sekitar lima menit.

Membuat suasana kamar menjadi semakin mencekam, kami semua yang berada di dalam kamar menjerit jerit ketakutan, sementara Rio dan teman-temannya masih berusaha bersikap tenang dan terus melafalkan ayat Al-Qur'an. Setelah beberapa saat lama-lama angin'kencang itu mulai mereda.

Suasana kamar sudah mulai tenang kembali, Rio memerintahkan untuk tidak menempati kamar ini dulu, kalau mau melanjutkan tidur sebaiknya menggelar kasur di ruang tamu.

Semua menuruti perintah Rio, setelah mereka memindahkan kasur ke ruang tamu. Karena masih pada takut setelah mengalami beberapa peristiwa yang mencekam.

Mereka tidur numpuk satu kasur dan saling berpelukan, sementara Rio dan teman temannya berjaga dan memutuskan untuk tidak tidur sampai pagi, diliriknya jam tangannya sudah menunjukkan pukul tiga pagi.

Pagi harinya mereka terbangun dan belum berani masuk ke dalam kamar, kalaupun mau ke kamar harus berdua tidak berani sendiri.

Petugas vila datang mengantarkan nasi box untuk sarapan pagi, dan menginformasikan Setelah selesai mandi dan sarapan ditunggu di halaman vila untuk berkumpul semunya.

Setelah semua berkumpul, acara tadabbur alam dimulai, salah satu panitia mengingatkan kepada semua peserta.

"Teman-teman acara akan segera dimulai, saya harapkan selama dalam perjalanan tidak boleh ada yang melakukan tindakan yang aneh-aneh, dan melanggar aturan yang ada di daerah ini,"

"Semua peserta tidak boleh ada yang memisahkan diri dari rombongan, kalau ada yang berani melakukan itu resiko ditanggung sendiri karena pasti akan tersesat, " mas Agung selaku ketua panitia mengingatkan kepada semua peserta.

"Kita harus kembali ke vila lagi jam berapa ya?," Tanya salah satu peserta

"Rombongan akan kembali ke vila sekitar pukul 12.00," sekarang kita mulai melakukan perjalanan sesuai denah yang sudah ditentukan dan sudah dibagikan kepada semua peserta,' jawab Agung sambil mengomando dan berjalan paling depan.

Sementara Rio tidak berani jauh dari Jamilah, khawatir ada lagi yang mengganggunya selama di jalan. Sambil berjalan Rio mengingatkan Jamilah untuk banyak banyak berdoa.

"Mil, lokasi yang akan kita tempuh ini, cukup lumayan medannya, nanti kita akan menemukan beberapa jurang yang sangat terjal, kamu selama perjalanan harus lebih berhati-hati, karena saya tidak bisa sepenuhnya berjalan dengan kamu, karena mengurus peserta yang lain juga," ucap Rio memperingatkan Jamilah.

Jamilah hanya mengangguk mengiyakan, sambil mulai mengagumi keindahan alam yang dia lihat selama perjalanan.

Hatinya merasa senang melihat pemandangan alam yang begitu indah, peristiwa semalam yang dia alami di dalam vila, sementara terlupakan oleh pemandangan alam yang sangat memanjakan mata.

Agung memanggil Rio untuk segera menemui dia di depan barisan rombongan, Rio pamit pada Jamilah untuk menemui Agung sebentar dan berjanji akan segera kembali. Jamilah yang masih asik melihat pemandangan hanya mengangguk angguk saja.

Pada saat Jamilah sedang berjalan bersama rombongan di pinggir bibir jurang, matanya melihat kupu-kupu yang cantik hinggap di bunga yang cantik juga membuat Jamilah menghentikan langkahnya, dan terpisah dari rombongan.

Dia seperti terhipnotis, begitu asik melihat kupu-kupu itu, Jamilah mencoba menangkap kupu-kupu itu. Ketika dia sedang berjongkok menangkap kupu-kupu tersebut. Ada tangan yang menariknya hingga Jamilah terperosok ke dalam jurang,

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post