Jamilah ( Episode ke 19 )
Tagur hari ke 67
Dengan sofa panjang yang terdapat di teras vila, membuat Rio jadi semakin lelap tidurnya, sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan Rio, mulai mendekati vila dan menyelinap masuk ke dalam vila. Jamilah masih tertidur pulas sedangkan Dara masih terjaga untuk menjaga Jamilah.
Sambil memainkan gawainya, Dara asik melihat lihat barang jualan online yang setiap hari semakin memanjakan mata. Tiba tiba dara melihat Rio masuk ke dalam dan dilihatnya langsung menuju ke dapur.
Dara membiarkan Rio berjalan menuju dapur tanpa menyapanya. Matanya masih asik melihat lihat barang yang tertera di gawainya.
Ada sekitar sepuluh menit Rio tertidur di kursi teras, dia terbangun karena mendengar rombongan sudah mulai ada yang datang. Kemudian Rio langsung masuk ke dalam vila, karena teringat Jamilah ingin melihat kondisinya.
Dara yang melihat Rio datang dari luar merasa heran dan aneh, bukannya tadi Rio ada di dapur, ko dia bisa muncul dari luar, kapan keluar dari dapurnya. Rio yang melihat wajah Dara seperti heran melihat kehadirannya lalu bertanya.
"Kamu kenapa Ra, ko seperti yang heran gitu lihat saya?" Tanya Rio pada Dara.
"Ka Rio kapan keluarnya ko sudah masuk lagi, bukannya tadi ka Rio ada di dapur yaa?" Tanya Dara heran.
"Ach kamu nih Ra, kapan saya ke dapur, saya baru tertidur di sofa depan," jawab Rio tanpa menghiraukan kebingungan Dara.
Dalam hati Dara bersumpah tadi dia betul-betul melihat Rio masuk ke dapur, dan pakaian yang dikenakan juga sama persis. Karena penasaran Dara beranjak pergi ke dapur untuk mengecek siapa yang ada di dapur.
"Kamu mau ke mana Ra?" Tanya Rio heran melihat wajah Dara seperti orang bingung, Dara terus berjalan menuju dapur tanpa menghiraukan pertanyaan Rio. Sesampainya di dapur betapa terkejutnya Dara siapa yang dilihatnya di dapur.
Dara melihat Rio sedang bercermin di depan kamar mandi, sambil bersiul-siul, bajunya persis yang dikenakan Rio saat ini. Apa ada kemungkinan Rio punya saudara kembar, yang mungkin diam diam dia menyusul Rio ke sini. Tapi rasanya tidak mungkin karena Rio tidak pernah cerita kalau dia punya saudara kembar.
Karena penasaran, Rio mengikuti Dara dari belakang, dan melihat Dara seperti sedang mengamati seseorang.
"Ra, sedang apa kamu di sini, ko bengong sendirian?" Tanya Rio mengagetkan Dara, membuat Dara jadi tersentak.
"Eh anu itu Ka," jawab Dara gugup
"Apaan sih Ra, ko kamu jadi gugup seperti itu," ucap Rio
"Apa sih yang kamu lihat di dapur, sampai bengong gitu lihatnya?" Lanjut Rio penasaran
"Itu Ka, lihatlah siapa yang ada di dapur, ko mirip dengan ka Rio ya," ucap Dara sambil menunjuk seseorang yang sedang ada di dapur. Tiba tiba wajah orang itu berubah bukan wajah Rio lagi melainkan berubah menjadi wajah Mas Agung. Dan itu membuat Dara semakin bertambah bingung.
"Mana, itukan Mas Agung, mana ada wajah saya ada yang nyamain," ledek Rio pada Dara. Sementara Dara masih bingung sebenarnya apa yang sudah terjadi dengan dirinya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
