Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 9
Tagur hari ke 87
Selama perjalanan pulang menuju rumah sambil naik kendaraan roda dua, saya dan Bu Eva saling bertanya dan menebak siapa kira-kira yang dapat SK CPNS pertama. Selang beberapa hari dari pertemuan itu, sekitar hari Jum'at ketika saya sedang mengajar di kelas, mendapat telpon dari Pa Kurnia.
Dengan perasaan tidak menentu saya ijin kepada anak anak di kelas untuk menerima telpon sebentar di luar kelas. Kemudian saya angkat telpon dari Pa Kurnia.
setelah sedikit basa basi akhirnya pa Kurnia bicara pada pokok persoalannya. Beliau mengatakan kalau saya hari Senin disuruh hadir di upacara hari Senin di halaman kantor Kementerian Agama Kota Cilegon.
Mendengar penjelasan Pak Kurnia hati dan perasaan saya semakin tidak menentu, kemudian untuk memastikan saya beranikan bertanya kepada Pak Kurnia, apakah itu pertanda saya yang pertama akan menerima SK CPNS dari sekian tenaga honorer yang ikut pemberkasan. Dan Pak Kurnia membenarkan perntanyaan saya.
Sudah bisa ditebak bagaimana perasaan saya waktu itu, seribu rasa jadi satu, setelah menutup telpon dari Pak Kurnia, bel istirahat berbunyi kemudian saya memerintahkan kepada siswa untuk mengambil buku saya di kelas dan menyimpannya di meja saya di ruang guru.
Tiba-tiba saya merasa bingung bagaimana saya menjelaskan kepada Bu Eva kalau saya barusan menerima telepon dari Pak Kurnia.
Dengan penuh hati-hati saya sampaikan kepada Bu Eva tentang telpon pak Kurnia tadi. Syukur alhamdulilah Bu Eva menerima dengan lapang dada berita gembira ini.
Dia mengatakan selamat ya Bu Nani, ini rejekinya bayi, memang kondisi saya waktu itu baru beberapa bulan melahirkan anak yang ke dua. Kalau tidak salah usia bayi saya baru berusia 5 bulan.
Setelah sampai rumah saya langsung sujud syukur di depan kaki ibu saya, sambil menangis terharu saya ceritakan kalau SK CPNS saya sudah keluar.
Ibu merasa sangat bahagia dan terharu, apa yang menjadi doanya selama ini dikabulkan oleh Allah SWT. Sepulang Mas Karim dari kerja saya langsung menyampaikan berita gembira ini. Dia langsung memeluk saya sambil mengucapkan selamat. Ternyata ini memang rizkinya anak yang kedua.
Esok paginya, saya datang ke kantor Kementerian Agama Kota Cilegon untuk menemui Pa Kurnia di ruangannya. Semalam beliau mengirim pesan saya diminta datang untuk melihat dulu SK CPNS saya sebelum diserahkan pada saat upacara hari Senin di halaman kantor Kementerian Agama Kota Cilegon.
Setelah sampai ruangan saya mendapatkan ucapan selamat dari beberapa petugas yang ada di ruang kepegawaian. Setelah sedikit basa basi Pak Kurnia menjelaskan kalau saya ditempatkan di MTs N 1 Cilegon, sebagai tenaga administrasi.
Dan karena masa kerja saya selama honorer diperhitungkan. Jadi masa kerja yang tertera di SK CPNS langsung tertulis 11 tahun masa kerjanya. Saya betul-betul tertegun tidak percaya mendengar penjelasan dari Pak Kurnia.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
