Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 19
Tagur hari ke 100
Setelah Pa Habib dan Bu Enah menjelaskan tentang tugas baru yang akan saya emban, saya meminta ijin dulu untuk mempertimbangkannya dulu dan mau dibicarakan kepada suami dulu di rumah. Karena saya harus minta ijin terlebih dahulu kepada suami. Akhirnya Bu Enah mengerti dengan penjelasan saya.
Sesampainya di rumah ketika mau tidur, saya mencari waktu yang tepat untuk membicarakan masalah penting ini. Setelah saya bicarakan semua masalah yang sedang saya hadapi di kantor, mas Karim mengijinkan saya menjadi bendahara pengeluaran. Suami saya memang selalu pengertian dan sangat memahami istrinya.
Mas Karim mengingatkan selama jadi bendahara kejujuran harus lebih dikedepankan, pengeluaran sedikit apapun harus dilaporkan kepada kepala sekolah. Dan dia juga mengatakan sekecil apapun uang yang dikeluarkan harus dicatat dengan rapih jangan sampai ada yang terlewat. Sehingga pas laporan tidak ada selisih pemasukan dan pengeluaran harus selalu balance.
Saya merasa lega, suami mengijinkan saya untuk menerima jabatan baru sebagai bendahara pengeluaran di sekolah. Walaupun hati kecil saya berontak tidak menginginkan jabatan yang sangat riskan ini. Tapi sebagai seorang ASN saya harus menerima dan mau menjalankan tugas dan jabatan baru ini.
Esok paginya saya menghadap Bu Enah di ruangannya, dan menjelaskan kalau saya bersedia menerima tugas baru sebagai bendahara pengeluaran. Dengan senyum gembira Bu Enah memeluk saya mengucapkan terima kasih sudah menerima tugas baru ini. Dan beliau berjanji akan selalu membimbing saya selama saya menjabat sebagai bendahara pengeluaran.
Selama satu minggu saya mulai sibuk diawali dengan Sertijab dengan Bu Ida Faridawati yang disaksikan oleh pa Habib, Bu Enah dan salah satu petugas dari kantor Kemenag kota Cilegon dari bagian keuangan menjadi saksi Sertijab kami. Bu Ida menyerahkan kunci brangkas dan setumpuk dokumen dan beberapa berkas.
Kemudian Bu Ida menutup pembukuan didepan para saksi dan di tanda tangani oleh ibu Ida sendiri, ibu Enah dan staf keuangan yang dari kantor Kemenag kota Cilegon. Dengan perasaan tidak menentu saya ucapkan bismillah dalam hati semoga saya bisa mengemban amanah yang sangat berat ini.
Esok harinya saya diajak oleh pa Habib ke kantor KPPN untuk mengurus segala sesuatunya seperti pembuatan kartu pengajuan SPM, dan mengenalkan seluk beluk ruang kantor KPPN yang ada di kota Serang. Supaya nanti ketika saya mengajukan anggaran ke KPPN saya sudah faham letak ruangan-ruanga nya serta petugasnya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
