Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 24

Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 24

Tagur hari ke 106

Satu Minggu setelah kepergian ibu, hidup terasa sangat hampa sekali, setah nujuh hari ibu, saya baru kembali masuk kerja. Bekerjapun dirasa tidak semangat, tanpa sadar saya sering menitikkan air mata pada saat bekerja, ibu Enah yang memperhatikan saya waktu itu menyuruh saya pulang untuk menenangkan diri di rumah.

Tapi saya menolak mengingat pekerjaan sudah menumpuk setelah saya tinggalkan selama tujuh hari. Saya berusaha fokus bekerja, dengan berusaha sibuk dan tenggelam dalam segala pekerjaan bendahara. Baru masuk hari pertama kerja setelah kepergian ibu, tiba-tiba ada telpon dari kanwil.

Untuk mengikuti workshop laporan keuangan selama lima hari di hotel milenium Jakarta, bersama beberapa bendahara dari Banten, setelah minta ijin suami alhamdulilah suami mengijinkan. Berangkatlah saya ke hotel milenium Jakarta bersama ibu Elin dari bendahara MTs N 1 Serang, dan Pak Supri dari bendahara MIN Langon.

Setelah sampai hotel ternyata pesertanya dari seluruh Indonesia, dan kegiatan ini yang menyelenggarakan dari Ditjen pusat. Selama lima hari di hotel milenium kami dijejali berbagai ilmu tentang laporan keuangan yang benar.

Semakin tahun, semakin canggih saja bentuk laporan keuangan, dan pastinya para bendahara harus benar benar pintar ITnya kalau tidak seperti itu, pekerjaan kita akan banyak tertinggal. Banyak aplikasi keuangan yang bermunculan. Sebetulnya semakin banyak aplikasi laporan keuangan bermunculan justru tugas bendahara bertambah ringan.

Karena pekerjaan bisa selesai lebih cepat, cuma kekurangannya kita harus betul-betul menguasai aplikasi tersebut. Untuk laporan pajak juga tambah tahun tambah canggih dan lebih praktis bentuk laporannya. Duh saya jadi tambah pintar saja dalam membuat laporan keuangan nih hehehe.

Pada tahun 2011 saya mendengar ada kuliah akta IV di STKIP Banten, dengan kuliah hanya enam bulan saja. Mendengar berita itu tiba-tiba saya ingin sekali mengikuti kuliah akta IV, dengan saya mengikuti kuliah tersebut saya bisa mutasi ke guru lagi. Dan pastinya bisa lepas dari jabatan bendahara.

Karena hanya dengan saya mutasi ke guru saya bisa lepas dari pekerjaan bendahara yang tidak pernah ada ujungnya pekerjaannya itu. Kemudian saya mencoba memberanikan diri menghadap ibu Enah untuk mengutarakan saya ingin mengambil kuliah akta IV. Setelah mendengar penjelasan saya Bu Enah sedikit tercenung dan lama memandangi saya. Kemudian dia bertanya.

"Ibu Nani pengen pindah ke guru ya, terus siapa dong nanti yang menggantikan ibu Nani sebagai bendahara di MTs N 1 Cilegonnya?"

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post