Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 26
Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 26
Tagur hari ke 108
Setelah mendapat penjelasan dari bagian kepegawaian kemenag bahwa selama belum ada pengganti saya sebagai bendahara pengeluaran di MTs N 1 Cilegon saya tidak bisa mutasi ke guru. Ketika saya sedang bingung duduk sendiri di depan kantor Kemenag saya di sapa oleh Pa Rusdi, yang kebetulan beliau saat ini bertugas dibagian Penma.
Beliau bertanya sedang apa duduk termenung sendirian di sini, lalu saya coba menceritakan tentang masalah yang saya hadapi saat ini, keinginan saya ingin mutasi ke guru. Lalu dia ingin melihat berkas yang saya ajukan. Ketika dia melihat kenaikan golongan terakhir saya. Pa Rusdi berkata.
"Sebaiknya Bu Nani kalau mau mutasi ke guru, nanti saja kalau sudah golongan IIIB, ini Bu Nani bulan Oktober sudah bisa naik golongan ke IIIb," itu saran dari pa Rusdi waktu itu.
Tapi saya menolak saran Pak Rusdi tersebut, dan mengatakan kalau saya menunda kepindahan saya ke guru setelah saya naik golongan ke IIIb. Khawatir kuota guru yang bakal saya tempati yaitu guru IPS, ada yang menempati duluan. Jadi untuk kenaikan golongan saya abaikan dulu, yang penting saya bisa mutasi ke guru dulu.
"Yakin ga mau naik golongan dulu nih, nanti kalau sudah mutasi ke guru, bakal lama lagi naik golongannya, sekitar 4 tahun lagi Bu Nani bisa mengajukan KNP," itu yang diucapkan pak Rusdi waktu itu.
Tapi saya tetap pada pendirian saya, ingin segera bisa mutasi ke guru, saya sudah ingin lepas dari jabatan bendahara pengeluaran, yang pekerjaannya tidak ada ujungnya. Saya ingin hidup tenang, damai, tentram dan ingin menuju zona aman. Yaitu dengan cara segera mutasi ke guru, saya ingin bisa fokus ngurus keluarga.
Karena setelah menjadi bendahara pengeluaran, kebersamaan saya dengan anak anak dan suami tercinta semakin berkurang. Apalagi sering menghadiri undangan pelatihan dan workshop yang sering menginap beberapa hari di hotel.
Kalau melihat dari segi ekonomi memang lebih menjanjikan, tapi saya pikir untuk apa banyak uang kalau hati dan pikiran tidak tenang. Belum lagi sering bersinggungan dengan teman teman guru di MTs N 1 Cilegon. Saya ingin mengakhiri semua ini. Saya ingin kembali seperti dulu menjadi seorang guru.
Bisa kembali mengajar di kelas, bertemu dengan anak anak, dan sering tertawa geli melihat tingkah laku anak anak di kelas. Kalau lagi kondisi seperti ini saya selalu minta didoakan oleh ibu supaya keinginan saya ini busa terlaksana. Tapi sekarang ibu sudah tidak ada lagi, sudah tidak ada yang bisa mendoakan saya lagi.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
