Bertemu dengan Tokoh Hardi yang Ada di Novel Delia
Tagur hari ke 134
Cerita ini sebetulnya sudah terjadi beberapa waktu yang lalu, pada saat libur lebaran kemarin. Saya yang waktu itu sedang berada di dapur sedang mencuci piring sekitar pukul tiga sore. Tiba-tiba ada seseorang dari depan rumah memanggil-manggil nama suami saya.
Karena pintu depan posisi sedang terbuka, jadi orang tersebut memanggil nama suami saya sangat jelas, apalagi suaranya yang sedikit keras. Samar-samar saya ko seperti kenal dan pernah kenal dekat dengan suara orang tersebut.
Karena posisi saya sedang di dapur, dan suami waktu itu sedang tidur di dalam kamar. Saya perintahkan anak saya yang ke dua untuk membangunkan bapaknya. Setelah suami bangun dan menemui orang yang memanggilnya tersebut.
Karena saya penasaran saya mencoba menemui orang tersebut, dan rupanya dia juga mengenal saya ketika dia melihat saya dilangsung menyebut saya aih ibu guru. Saya posisi sedang tidak memakai kacamata jadi kalau belum dekat posisinya saya tidak bisa melihat dengan jelas wajah orang tersebut.
Ketika sudah dekat betapa terkejutnya saya ternyata siapa yang datang, ya dia adalah mantan suami dari sepupu saya yang rumahnya persis di sebelah rumah saya. Yang katanya baru mengantarkan putrinya setelah dibawa jalan-jalan olehnya.
Jujur saja saya agak sedikit rikuh ketika bertemu dengannya, karena sudah lama sekali saya tidak bertemu muka dengan dia. Dari semenjak perceraian dengan sepupu saya sepuluh tahun yang lalu tersebut. jadi agak sedikit pangling melihat wajahnya.
Sekarang dia terlihat agak gemukan, dia meminta suami saya untuk datang main ke rumahnya. Dulu dengan suami sangat akrab dan dekat sekali sering ngobrol sampai malam di depan rumah.
Saya jadi senyum-senyum sendiri ketika bertemu dengannya, apalagi dia merupakan tokoh Hardi yang Ada di Novel Mahligai Delia yang Terkoyak. Tapi sampai detik ini dia tentunya tidak mengetahui kalau cerita kehidupan nya saya jadikan tulisan hingga menjadi buku novel.
Yang meminta cerita kehidupannya dijadikan tulisan adalah mantan istrinya, ya saudara sepupu saya itu tentunya. Saya tidak bisa membayangkan kalau dia tau cerita kehidupannya dijadikan sebuah buku novel apa kira-kira reaksinya Hehehe.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
