Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 28

Perjalanan Kehidupan Karierku Bagian ke 28

Tagur hari ke 138

Setelah saya resmi menjadi guru kembali, saya mencoba menjalani tugas baru saya semaksimal mungkin, walaupun masih merangkap sebagai bendahara pengeluaran.

Sudah terbayang pikiran saya jadi terbagi dan bercabang cabang. Suatu hari MTs N 1 Cilegon ada kunjungan dari Bapak Kepala Kemenag kota Cilegon.

Ketika beliau bertemu dengan saya, beliau mengatakan sesuatu yang membuat saya tersenyum manis mendengarnya. Beliau mengatakan

"Selama Ibu Nani belum menemukan bendahara sebagus ibu Nani, terus saja jadi bendahara. Tapi kalau Ibu Nani sudah menemukan pengganti ibu Nani bendahara yang bagus silahkan Bu Nani berhenti menjadi bendahara" itu yang diucapkan beliau waktu itu.

Ucapannya penuh dengan pesan dan amanah yang sangat berat, itu artinya saya harus mencari sendiri siapa yang bisa menggantikan saya sebagai bendahara pengeluaran di MTs N 1 Cilegon.

Di tengah kebimbangan saya mencari calon pengganti saya sebagai bendahara pengeluaran. Saya mendapat undangan sosialisasi keuangan di hotel Rizky Pandeglang waktu itu.

Pada saat saya sedang menghadiri acara sosialisasi keuangan di hotel Rizky Pandeglang.Saya bertemu dengan Pak Candra, salah satu staf kemeng kota Cilegon, saya iseng curhat dengan dia tentang kalau saya sudah mutasi ke guru, dan masih bingung mencari pengganti saya sebagai bendahara pengeluaran di MTs N 1 Cilegon.

Ketika saya sedang cerita panjang lebar kepada pak Candra, beliau langsung memotong pembicaraan saya, dan mengatakan kalau dia mau mutasi ke MTs N 1 Cilegon dan mau menggantikan saya sebagai bendahara pengeluaran.

Dia mengatakan kalau ingin mencari suasana baru, selama ini dia bertugas di kantor Kemenag kota Cilegon. Ingin merasakan dan mencoba menjadi staf di sekolah. Tentu saja keinginan pak Candra langsung saya sambut dengan tangan terbuka.

Saya berjanji akan membantu pak Candra untuk mengurus segala sesuatunya, supaya semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Sepulang saya dari kegiatan sosialisasi keuangan di hotel Rizky Pandeglang. Saya langsung menyampaikan keinginan pak Candra kepada ibu kepala madrasah ibu Enah.

Tapi respon ibu Enah tidak seperti yang saya bayangkan, sepertinya beliau masih berat untuk melepas saya sebagai bendahara. Duuh saya jadi bingung sendiri kalau melihat situasi seperti ini.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post