Tidurlah dengan Damai Wahai Saudaraku
Tagur hari ke 136
Puisi ini saya persembahkan untuk memberikan penghormatan terakhir untuk saudaraku Suryaningsih Meilani ( Mela )
❤️❤️
Pukul dua dini hari dering telepon mengagetkan diriku
Dengan jajap aku langsung terbangun
Dan langsung menghampiri gawaiku
Perasaanku mulai tidak menentu
❤️❤️
Kuberanikan diri untuk mengangkat telpon
Terdengar Isak tangis dari sebrang
Hatiku sudah mulai kebat kebit tak menentu
Apa yang aku takutkan benar terjadi
❤️❤️
Innalilahi wainnailaihi Roji'iun
Engkau telah pergi untuk selama-lamanya wahai saudaraku
Allah lebih sayang denganmu
Kini rasa sakitmu sudah tidak dirasakan lagi
Penderitaanmu sudah hilang wahai saudaraku
❤️❤️
Beristirahatlah dengan tenang di dalam tidur panjangmu
Kami semua sangat kehilangan dirimu
Kami semua akan selalu merindukanmu
Kami semua akan mengiringi kepergianmu
Dengan doa tulus teruntuk dirimu
❤️❤️
Tidurlah dengan damai wahai Saudaraku
Semoga Allah memberikan tempat terbaik untukmu
Semoga Allah mengampuni segala khilaf dan dosa-dosanya
Semoga Allah menerima iman islamnya
❤️❤️
Cilegon 15 Mei 2022
Yang sedang berduka
Nani Yuliani
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
