Pergunakan Ilmu yang Kita Miliki Untuk Kebaikan
Tagur hari ke 151
Lidah itu tidak bertulang, terkadang tidak menyadari apa yang pernah kita ucapkan kepada orang lain. Seperti yang pernah saya alami, suatu hari ada teman yang berusaha menjatuhkan saya di depan murid saya di dalam kelas.
Tapi sikap saya waktu itu berusaha bersikap tenang dan biasa saja, walaupun hati kecil saya sangat sakit hati. Padahal dia itu seorang yang berpendidikan tinggi S2. Dan S2nya itu merupakan beasiswa dari pemerintah.
Mungkin otak boleh encer, tapi sikap dan perilaku masih sangat mentah, bukan seperti seorang lulusan S2. Bukan hanya saya saja yang sering diremehkan di depan khalayak. Ada juga beberapa teman yang diperlakukan sama dengan saya oleh dia.
Hari ini dia sedang termakan oleh ucapannya sendiri, dengan kesombongannya dan keangkuhannya Allah memberikan balasan setimpal kepadanya dengan mencoreng namanya karena kelakuannya sendiri.
Dari ulasan di atas, banyak hikmah yang bisa kita ambil, pergunakan ilmu yang kita miliki untuk kebaikan, syukuri ilmu yang Allah berikan kepada kita, jangan malah dibuat untuk kesombongan. Yang akhirnya akan menjatuhkan dirinya sendiri.
Dan jadi orang janganlah terlalu idealis, sebagai ASN kita harus menuruti segala aturan yang berlaku. Jangan malah menentangnya yang akhirnya akan tertinggal jauh dengan teman teman karena kelakuannya. Semoga ulasan saya ini bermanfaat bagi yang membacanya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
