Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
A L E N A  ( Episode ke 12 )

A L E N A ( Episode ke 12 )

Tidak terasa usia pernikahanku dengan mas Ferry sudah berjalan dua tahun, tapi aku belum ada tanda-tanda akan hamil, padahal aku sudah tidak sabar pingin segera memiliki anak dari buah cinta kami.

Mas Ferry begitu amat sangat menyayangiku, dia selalu memanjakan aku. Sejak lima bulan menikah, mas Ferry menyuruhku untuk berhenti bekerja.

Sebagai istri yang baik aku manut mematuhi perintah suami, untungnya mas Ferry mau diajak tinggal di rumah Mamah, aku tidak tega meninggalkan mamah sendirian bersama Papap yang sering dinas luar.

Hari ini kondisi mamah sedang ngedrop gula darahnya naik, ditambah asam uratnya ikut naik juga. Ini akibat mamah susah sekali untuk memilih makanan yang tidak boleh dikonsumsi yang sakit asam urat dan gula darah.

Kemarin dapat kiriman jengkol dan petai dari paman di kampung, dan langsung dieksekusi dimasak oleh Mamah. Tanpa memikirkan kondisinya badannya mamah memakan semur jengkol kesukaannya. Kalau diingatkan suka marah.

Dan sekarang mamah sedang merasakan kebandelannya karena memakan yang tidak seharusnya dimakan mamah. Ketika aku sedang menjaga mama di kamarnya pagi itu terdengar suara bel pintu. Aku langsung bergegas keluar melihat siapa yang datang.

Setelah aku lihat ternyata tamunya wanita asing yang mengaku kenalan Papap. Awalnya aku enggan mempersilahkan wanita itu masuk. Tapi dia sedikit memaksa minta masuk karena ada yang akan disampaikan katanya. Dengan berat hati aku persilahkan wanita itu masuk.

Untungnya mamah sedang tidur di kamar atas, jadi aman tidak tahu kalau ada tamu. Wanita itu mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan yang ada di dalam rumah ini. Dan dia bicara sendiri.

"Waah rupanya rumahnya pak Arya ini besar juga ya"ucapnya sangat menjengkelkan, aku mendengarnya.

Kemudian setelah puas melihat-lihat ruangan, dia duduk dan langsung menyampaikan maksud dan tujuannya.

"Begini neng, saya ini Dinda istri sirihnya pak Arya, dan sudah memiliki anak satu berusia enam tahun. Tolong sampaikan kepada Pak Arya, saya butuh uang untuk biaya sekolah anak saya, tolong sampaikan juga pak Arya ditunggu di rumah.

Pak Arya sudah hampir enam bulan tidak datang ke rumah menengok anaknya. Kalau sampai dia tidak datang akan saya beberkan rahasia pak Arya kalau dia banyak memiliki istri simpanan", jelasnya dengan nada sinis.

Aku seketika itu juga merasa shock mendengar penjelasan wanita tersebut. Rasanya tubuh ini seperti melayang. Tapi aku harus kuat demi mamah, dan Mamah tidak boleh tau masalah ini.

Mamah tidak boleh tau kalau ada wanita simpanan Papap datang ke rumah ini. Ketika wanita itu sedang berbicara aku sempatkan merekam pembicaraannya, dan tanpa dia sadari aku mengambil fotonya.

"Ya Allah wanita yang dulu pernah datang bersama anak kecil waktu itu juga belum sempat aku selidiki, kini datang lagi wanita simpanan Papap, apa yang harus aku lakukan?"

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post