Rizki Tak Terduga
Tagur hari ke 192
Satu minggu yang lalu saya dikagetkan dengan sebuah tanaman yang tadinya saya pikir itu tanaman anggur yang tumbuh dengan sendirinya di depan pagar rumah, padahal saya tidak merasa menanam tanaman tersebut.
Kebetulan di depan pagar rumah itu ada beberapa poli bag yang sudah ada tanahnya tapi tanpa tanaman. Biasanya saya gunakan untuk stok apabila ada tanaman baru saya ambil tanahnya dari polibag tersebut.
Ketika saya tanyakan kepada paksu, katanya itu bukan daun anggur tapi daun timun suri atau kita biasanya nyebutnya bonteng. Setelah beberapa hari saya amati tanaman itu daunnya bertambah lebat dan mulai muncul bunga berwarna kuning.
Tentu saja saya sangat senang melihat pertumbuhan tanaman bonteng yang sangat cepat itu tumbuhnya. Setiap hari saya rawat dan saya sirami tanaman bonteng tersebut.
Saya jadi teringat waktu bulan Desember saya membeli pohon anggur merah secara online, harganya cukup lumayan juga. Tapi karena saya ingin belajar menanam pohon anggur jadi saya beli saja pohon anggur tersebut.
Selang beberapa bulan saya amati pertumbuhan daunnya agak lambat, tapi terus saya rawat. Sampai suatu hari saya dikagetkan dengan kondisi pohon anggur yang daunnya sudah berantakan posisinya.
Pohon anggur yang saya tanam di polibag tersebut berantakan karena ditiduri kucing ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ oooh rasanya gemas sekali saya melihat kucing yang tanpa dosa tidur di atas polibag yang ada tanaman anggurnya.
Jadi saya simpulkan pohon anggur yang saya rawat dan saya beli dengan harga yang lumayan ternyata belum menjadi rizki saya. Sementara pohon bonteng yang saya tidak merasa menanam atau menyebar bijinya malah tumbuh dengan suburnya.
Itulah rizki dari Allah datangnya selalu tiba tiba tanpa kita ketahui sebelumnya. Jadi sebagai bentuk syukur saya akan saya rawat dengan baik pohon bonteng ini semoga buahnya bisa saya nikmati ketika sudah besar nanti.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
