Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
A L E N A  ( Episode ke 21 )

A L E N A ( Episode ke 21 )

Ferry memeluk istrinya dari belakang, dia dekap sambil membisikkan sesuatu.

"Sampai kapanpun mas tidak akan meninggalkan kamu sayang, jangan hiraukan perkataan Mamah, kita bisa mengadopsi anak sebagai pengganti keturunan kita", ucap Ferry sambil menciumi wajah istri tercintanya.

"Tapi Mama tidak menginginkan anak dari keturunan orang lain mas, mamah menginginkan keturunan dari darah daging mas Ferry, sedangkan aku tidak bisa memenuhi itu mas," ucap Lena sambil terisak dan membenamkan wajahnya ke dalam dada Ferry.

Ferry merasakan sesak dadanya mendengar ucapan istrinya, dia tidak dapat menyembunyikan kesedihannya. Dia bisa merasakan kesedihan istrinya.

Sementara Mamahnya Ferry sedang merencanakan sesuatu untuk anaknya, dia berencana mengenalkan Ferry dengan wanita anak teman lamanya yang baru pulang dari luar negeri.

Keinginannya yang ingin segera menimang cucu membutakan hatinya, sehingga tidak menghiraukan perasaan anak dan menantunya.

Suaminya sudah berusaha mengingatkan istrinya, supaya tetap ikhlas menerima kondisi menantunya yang tidak bisa memberikan keturunan, tapi tetap saja ucapan suaminya tidak dihiraukan.

Malam ini tanpa sepengetahuan suaminya dia mengundang wanita yang bakal dijodohkan dengan Ferry itu datang ke tempat yang sudah dijanjikan. Ferry juga ikut diundang untuk hadir di acara pertemuan itu, tentunya tanpa kehadiran istrinya. Karena mamahnya melarang Ferry datang dengan istrinya.

Ferry yang tanpa curiga sedikitpun dengan rencana yang sudah disusun rapi oleh mamahnya, datang memenuhi undangan mamahnya. Berbagai cara sudah disusun rapi oleh mamahnya Ferry untuk segera menjodohkan anaknya dengan wanita lain.

Setelah Ferry datang dan menemui ibunya yang sudah datang duluan, mencoba menanyakan ada apa sampai di suruh datang ke tempat ini. Belum sempat ibunya menjawab pertanyaan Ferry. Wanita yang diundang itu sudah datang dan langsung menghampiri meja ibunya Ferry.

"Oh ya Fer, perkenalan ini namanya Laras, dia ini anak dari teman mamah, yang sudah lama tinggal di luar negeri, semenjak bercerai dengan suaminya dia pulang kembali ke Indonesia", ucap mamahnya Ferry mencoba memperkenalkan mereka.

Sementara Laras dan Ferry saling bertatapan seperti sedang saling mengingat sesuatu.

"Ferry, kamu Ferry kan yang dulu sekolah di SMA Negeri 1?" Tanya Laras sambil menyodorkan tangannya mengajak bersalaman.

"Sebentar ini Laras adik kelas IPA satu itukan?" Ucap Ferry balik bertanya.

Melihat pemandangan indah itu ibunya Ferry merasa berada di atas angin, rupanya kedua anak ini sudah saling mengenal satu sama lain, dan itu akan lebih memudahkan rencananya untuk menjodohkan Ferry dengan Laras.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post