A L E N A ( Episode ke 22 )
Dari semenjak pertemuan itu, Laras sering sekali menghubungi Ferry, bahkan sampai berani mendatangi tempat kerjanya Ferry. Status dia yang sedang menjanda beranak satu mendapatkan peluang dari ibunya Ferry yang ingin menjodohkan dia dengan anaknya membuat hatinya sangat berbunga bunga.
Terlebih semasa SMA dulu Laras begitu sangat mengagumi Ferry, tapi sayang cintanya bertepuk sebelah tangan. Jadi Laras lebih memilih menjauhi Ferry. Dan sekarang cinta itu tumbuh kembali sejak pertemuan yang sangat tidak dua sangka-sangka, terlebih setelah Laras mendengar cerita kehidupan rumah tangganya Ferry.
Kesempatan emas ini tidak akan disia-siakan oleh Laras, dengan penuh percaya diri siang ini Laras menemui Ferry di kantornya, Ferry begitu terkejut melihat kedatangan Laras sambil membawa makan siang untuknya. Ferry merasa sedikit risih dengan kedatangan Laras di kantornya.
Ferry khawatir akan terdengar oleh Lena, tentang kedatangan Laras ini, karena pasti ada saja salah satu karyawan yang melaporkan ke Lena tentang kedatangan Laras hari ini, terlebih dia membawa makan untuk makan siangnya.
Sementara Lena, sudah beberapa minggu ini sedang disibukkan mengurus ibunya yang sedang sakit, sakit mamahnya semakin parah, terlebih setelah mengetahui tentang kondisi dia yang tidak ada harapan untuk mempunyai anak.
Mamahnya juga sama menginginkan cucu dari dirinya, apalagi Lena merupakan anak tunggal jadi hanya dari dirinya mamah nya mengharapkan kehadiran cucu.
Tapi kini hanyalah sebuah harapan kosong, dan itu membuat Lena semakin terpuruk, tapi dia harus tetap kuat dan tegar demi menjaga dan merawat Mamahnya yang tengah terbaring sakit. Karena kesibukannya mengurus mamahnya yang sedang sakit, perhatian dirinya terhadap Ferry semakin berkurang.
Ferry juga semakin hari semakin padat pekerjaannya, terkadang pergi untuk beberapa hari ke luar kota untuk urusan pekerjaannya. Perubahan sikap Lena yang semakin berkurang perhatiannya terhadap dirinya, membuat Ferry semakin terjebak oleh perhatian yang diberikan oleh Laras. Terlebih ibunya yang selalu memuji muji Laras dihadapan Ferry.
Hatinya mulai sedikit goyah dengan perhatian yang begitu intens dari Laras, tanpa disadari Ferry juga mulai sedikit menyukai Laras.
Malam ini mamahnya Ferry dan Laras sengaja menyusun rencana menemui Ferry yang sedang berada di luar kota, mamahnya ingin menjebak anaknya sendiri dengan Laras, di dalam kamar hotel, Laras diperintahkan untuk menemui Ferry di kamarnya, disitulah rencana liciknya akan dimulai.
Laras yang memang sudah tidak sabar ingin segera menikah dengan Ferry, langsung menyetujui rencana mamahnya Ferry. Dengan berpura-pura ada sedikit masalah, Laras berpura-pura ingin meminta waktunya untuk berbicara empat mata. Disaat itulah ketika sedang berada di dalam kamar, Laras memasukkan sesuatu ke dalam minuman yang diberikan kepada Ferry.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
