A L E N A ( Episode ke 26 )
Ferry terus mendesak dan menanyakan apa maksud dari ucapan Laras tersebut, kenapa harus menanyakan jawaban pada mamahnya. Akhirnya Laras menceritakan rencana mamahnya Ferry yang ingin memisahkan Ferry dan Lena. Dan menginginkan Ferry menikahi Laras supaya segera memiliki cucu dari darah daging Ferry.
Mendengar cerita Laras tersebut Ferry tidak bisa begitu saja mempercayai cerita Laras, tanpa pamit Ferry langsung pulang tancap gas menuju rumah nya dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mamah nya, mau membuktikan ucapan Laras.
Sesampainya di rumah mamah sedang membersihkan taman bunga di halaman rumah. Ferry langsung menemui mamahnya.
"Mah Ferry mau bicara dengan mamah", ucap Ferry menahan marah
"Hemmmm ada apa sih anak Mamah pulang-pulang ngajak bicara sepertinya serius amat, apa yang mau dibicarakan nak", ucap mamah sambil tangannya terus membenahi tanaman.
"Apa yang sudah mamah lakukan dengan Laras sehingga sudah merusak rumah tangga Ferry dan Lena", tanya Ferry sudah mulai geram.
Mamah setelah mendengar pertanyaan Ferry menghentikan pekerjaannya membanahi tanaman.
"Apa Mamah salah menginginkan seorang cucu dari darah daging kamu Fer?" Tanya mamah sambil duduk di teras.
"Kalau mamah menginginkan cucu dari Ferry, tidak dengan cara seperti itu mah, mamah sudah menyakiti perasaan Lena dan Ferry. Siapa yang menginginkan kondisi Lena seperti itu, Lena juga tidak menginginkannya mah, Ferry juga sangat menginginkan anak dari Lena mah, tapi apa mau dikata takdir sudah berkata lain", jawab Ferry berusaha berkata selembut mungkin memberikan pengertian kepada Mamahnya.
"Mamah semakin hari semakin bertambah tua Fer, mamah ingin sebelum mamah meninggal bisa menimang cucu, apakah keinginan mamah ini berlebihan Fer?" Tanya mamah mulai terisak.
"Ya mah, Ferry sangat faham, tapi tidak harus dengan cara menjebak Ferry anak mamah sendiri dengan wanita lain itu sangat menyakiti Ferry dan Lena mah", jawab Ferry
"Lihatlah tas yang Ferry bawa itu mah, Ferry diusir Lena mah, Lena sudah tidak mau melihat wajah suaminya sendiri, sedih sekali rasanya diusir oleh istri sendiri karena kesalahan yang bukan Ferry lakukan. Hati Ferry hancur mah, itukah yang mamah inginkan?" Lanjut Ferry sambil duduk bersimpuh berusaha mencari jawaban mamahnya.
Tiba-tiba ayahnya Ferry muncul dari dalam, dari tadi dia sudah mendengar percakapan antara Ferry dan istrinya. Dengan perasaan marah ayahnya Ferry berkata.
"Apa yang sudah kamu lakukan terhadap kehidupan rumah tangga Ferry dan Lena mah, mengapa kamu begitu tega menghaturkan rumah tangga anak sendiri, dimana akal sehat kamu mah?" Tanya papah sambil menampakkan wajah marah besar.
Mamah sangat terkejut dengan kehadiran suaminya yang begitu tiba tiba dan sudah mendengar percakapannya dengan Ferry. Selama ini dia tidak pernah menceritakan tentang rencana busuknya kepada suaminya. Wajah mamah sudah terlihat pucat ketakutan karena suaminya sudah mengetahui semuanya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
