A L E N A ( Episode ke 33 )
A L E N A ( Episode ke 33 )
Sepeninggal lelaki tersebut, Papap terlihat duduk termenung sendirian di ruang tamu, Bayu tidak mau menganggu Papap, kalau dia menghampiri mertuanya khawatir ketahuan kalau dia mendengar semua pembicaraan dengan tamu tadi. Sementara Lena masih merasa bingung kenapa tiba-tiba mamah nya menyerahkan sertifikat rumah kepadanya ada apa sebenarnya.
Mungkinkah akan terjadi sesuatu dengan mamahnya, tapi ditepis jauh'jauh pikiran buruk tersebut. Dengan penuh hati hati Lena menanyakan sesuatu pada Mamahnya.
"Sebenarnya ada masalah apa mah, kenapa tiba-tiba mamah memberikan sertifikat rumah ini kepada Lena?" Tanya Lena sambil memegang tangan Mamahnya.
"Tidak ada masalah apa apa Len, ini hanya kekhawatiran mamah dengan anak Papap dari beberapa wanita sirihannya. Khawatir nanti kalau mamah sudah tidak ada rumah ini digugat dan kamu diusir dari rumah ini oleh mereka", jawab mamah sambil menangis.
Mendengar ucapan Mamah nya hati Lena merasa teriris iris, seandainya itu benar terjadi bagaimana nasib dirinya tanpa kedua orangtuanya.
"Tapi mamahkan tidak akan pergi ke mana-manakan?"tanya Lena sambil mengamati wajah Mamah nya.
"Belakangan ini kesehatan Mamah sudah mulai menurun, kemarin sempat naik gula darah mamah hingga 300, mungkin mamah terlalu memikirkan nasib kamu Len, bagaimana nanti kedepannya menghadapi anak-anak Papap dari istri-istri sirihannya", ucap mamah sambil memeluk Lena.
Bayu yang sedari tadi sudah berada di lantai atas ikut mendengarkan juga pembicaraan mamah dan Lena. Dia betul-betul tidak menyangka kelakuan bapak mertuanya selama ini. Kasihan sekali Lena, dia berjanji akan menjaga dan melindungi Lena dari niat jahat saudara tirinya.
Setelah melihat Lena dan mamahnya selesai membicarakan masalah nya, Bayu datang menghampiri mereka.
"Dik, ini Yoga agak rewel sepertinya minta sesuatu, ucap Bayu
"Sini nak pangku sama nenek nih", sapa nenek sambil menghampiri Yoga.
"Yoga pingin main sama nenek boleh ya mah?" Rayu Yoga Sama Lena.
Dengan anggukan dan senyuman Lena membolehkan yoga bermain dengan neneknya. Selama Yoga bermain dengan neneknya, Bayu menceritakan semua tentang apa yang dia dengar percakapan Papap dengan tamunya, dan menceritakan tentang pembicaraan mamah dan Lena.
"Kenapa kamu tidak menceritakan tentang masalah ini dengan mas?" ini masalah serius yang tidak bisa dibiarkan", tanya Bayu pada istrinya
"Aku malu mas, aku menganggap masalah ini aib untuk keluargaku mas, jadi sungkan untuk menceritakan kepada orang lain termasuk mas sendiri", jawab Lena
"Dengarkan mas ya, kamu yang lebih berhak atas semua harta kekayaan mamah dan Papap, karena kamu anak satu-satunya dan anak yang paling sah dari pernikahan Mamah dan Papap, sedangkan mereka hanya anak sirih jadi tidak kuat untuk merebut kekayaan Papap dari kamu",
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
