Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
A L E N A  ( Episode ke 35 )

A L E N A ( Episode ke 35 )

"Mamah harus masuk ruang ICU nak, gula darah mamah naik sampai 400, jadi harus segera masuk ruang ICU" jawab Papap terlihat sedih sekali wajahnya

"Lakukan yang terbaik untuk mamah Dok, tolong selamatkan mamah", ucap Lena pada dokter

"Insyaallah kami tim medis akan melakukan yang terbaik untuk ibu, selanjutnya kita pasrahkan kepada Allah SWT", jawab dokter

Tidak lama perawat dengan cekatan membawa Mamah ke ruang ICU, selama mamah di ruang ICU, kami bergantian menjaga mamah. Sudah tiga hari mamah berada di ruang ICU tapi kondisinya masih belum ada perkembangan masih belum sadar. Kondisi ini sangat membuat Lena dan Papap khawatir.

Setiap kali Lena bergantian masuk ke ruang ICU dengan Papap, hati Lena sangat teriris, sambil duduk menunggu mamah, sambil memegang tangan Mamahnya Lena menangis terisak-isak.

"Mah, bangun mah, mamah harus sembuh, jangan tinggalkan Lena mah", ucap Lena sambil terus menciumi tangan Mamahnya.

Tidak lama tangan mamah bergerak gerak jemari tangannya, dan memegang tangan Lena, tapi matanya masih terpejam, dan terlihat air mata keluar dari mata mamah. Melihat kondisi mamahnya merespon, Lena memanggil perawat supaya mengecek kondisi mamahnya.

Ketika perawat mengecek kondisi mamah, Lena diperintahkan keluar ruangan ICU dulu supaya menunggu di luar ruangan. Papap melihat Lena keluar langsung menemui Lena dan memberondong pertanyaan.

"Ada apa nak, bagaimana kondisi mamah, kenapa kamu menangis, apa yang terjadi dengan mamah?" Tanya papa sambil memegang pundak putri kesayangannya.

"Mamah sedikit merespon pap, tangan mamah tadi memegang tangan Lena, tapi keluar air mata dari sudut matanya, walaupun matanya masih kondisi terpejam", jawab Lena

"Alhamdulillah semoga itu pertanda baik nak, kita terus memberikan doa terbaik untuk mamah", jawab Papap sambil memeluk Lena.

"Amiiin pap semoga saja demikan", sahut Lena

Tidak berselang lama, suster keluar dari ruangan ICU memanggil keluarga pasien untuk segera masuk ke ruang ICU. Lena dan Papap segera masuk ke ruang ICU, tapi apa yang terjadi kondisi mamah seperti yang dijelaskan oleh dokter tambah kritis, dan tinggal menunggu keajaiban dari Allah SWT.

Papap dan Lena diperintahkan oleh dokter untuk tetap menemani mamah sambil menuntun mamah untuk menyebut asma Allah. Kondisi ini membuat Lena semakin lemas tak berdaya kakinya seperti tidak menapak lantai, dia terus menangis di samping Mamahnya, sementara Papap terus membisikkan sesuatu ditelinga mamah untuk menyebut nama Allah.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post