Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
A L E N A  ( Episode ke 36 )

A L E N A ( Episode ke 36 )

Kondisi mamah semakin memburuk, Bayu dan Yoga datang menyusul dan langsung diijinkan masuk ke ruang ICU oleh perawat. Setelah Bayu dan Yoga berada di dalam ruangan ICU. Lena langsung memeluk Bayu dan melampiaskan kesedihannya. Sementara Papap menggendong Yoga dan berusaha mendekatkan kepada neneknya.

Tangan mungil Yoga memegang tangan neneknya Sambil berkata.

"Nenek bangun, bangun Nek, ini Yoga sama papah sudah datang, nenek harus sembuh biar nenek bisa main lagi bersama Yoga", ucap Yoga membuat Lena, Bayu dan Papap semakin sedih melihat kondisi mamah yang belum mau sadar juga.

Terlihat air matanya keluar dari sudut matanya, tapi tetap tidak ada respon sedikitpun dari tubuhnya. Hanya air mata itu saja yang keluar dan membuat seisi ruangan merasakan sedih yang teramat mendalam.

Setelah Yoga melepas tangannya dari neneknya, layar monitor yang memantau kondisi fisiologis pasien secara teratur untuk memastikan stabilitasnya. Monitor ini berisi informasi tanda vital pasien yang bisa berubah-ubah dalam hitungan detik. Tiba-tiba menampakkan garis lurus di layar monitor.

Jelas saja membuat Lena Papap semakin panik, perawat yang mengetahui kondisi pasien sedang gawat, memerintahkan Lena, Papap dan Bayu untuk mundur sejenak. Dengan dokter dan perawat cekatan memeriksa mamah. Tidak lama dokter menghentikan tindakannya dan mengucapkan

"innalilahi wainnailaihi Roji'iun ibu sudah tidak ada sudah pergi meninggalkan dunia ini" ucap dokter dengan wajah sedih.

"Mamaaaaaah, tidaaaaak mamah tidak boleh pergi, Lena masih butuh mamah" teriak Lena histeris sambil menubruk tubuh Mamahnya yang mulai terbujur kaku.

Bayu berusaha menenangkan istrinya, hatinya ikut hancur menyaksikan kepergian mamah mertuanya untuk selamanya. Sementara Papap menangis dipojok ruangan ICU sambil menggendong Yoga. Bayu langsung mengambil yoga dari gendongan Papap.

"Pah nenek kenapa pah, kenapa semua menangis?" Tanya Yoga dengan polosnya.

"Nenek sudah pergi meninggalkan kita nak, kita tidak akan bisa bersama dengan nenek lagi, Yoga sudah tidak bisa bermain dengan nenek lagi", jawab Bayu sambil memeluk anak tercintanya.

Bayu langsung mengabarkan kedua orangtuanya tentang berita duka ini, dan mereka langsung menyusul ke rumah sakit. Setelah kedua orang tua Bayu datang yoga langsung digendong oleh ibunya Bayu.

Sementara ayahnya Bayu membantu mengurus administrasi rumah sakit dan mengurus proses penguburan jenazah. Lena masih terus histeris belum bisa menerima kepergian mamahnya. Hatinya hancur dan teramat sangat sedih melepas kepergian mamah tercintanya.

Beberapa kali Lena terlihat jatuh pingsan, sampai jenazah dibawa ke rumah duka juga Lena selama diperjalanan di mobil ambulans ditemani suaminya dan Papap tak henti hentinya memeluk jenazah mamahnya.

Sesampainya di rumah, tamu yang melayat sudah mulai berdatangan, para tetangga sudah saling membantu membereskan rumah duka. Sementara ada seseorang wanita yang terus mengawasi rumah duka dari kejauhan. Wanita itu terlihat tersenyum bahagia melihat suasana duka di rumah Lena.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post