A L E N A ( Episode ke 39 )
Sudah dua hari Lena dan Bayu mencari Papap ke berbagai tempat, sudah dilaporkan juga ke pihak kepolisian tentang hilangnya Papap. Tapi sepertinya pihak kepolisian tidak banyak membantu. Lena menangis terus membuat Bayu semakin bingung. Semua sanak saudara sudah berupaya mencari keberadaan Papap. Tapi belum ada yang menemukan titik terang tentang keberadaan Papap.
Di sebuah rumah sederhana Joni anak sirih pa Arya sedang berkumpul dengan ketiga saudara tiri yang lainnya yang merupakan anak sirih pa Arya juga. Mereka seperti terlihat sedang berdiskusi cukup serius. Tidak lama Deni datang dengan membawa sekantong nasi bungkus, lalu nasi tersebut diberikan kepada Joni.
"Nih Jon, nasi untuk bapak sudah sana berikan pada Bapak, kasian dari pagi belum makan", ucap Deni.
"Baik Den, tadi sih saya lihat Bapak masih tidur, sebentar say cek dulu ya", jawab Joni.
Kemudian Joni masuk ke dalam kamar, sementara Pak Arya terlihat sedang tertidur pulas, lalu Deni mencoba membangunkan bapaknya untuk makan.
"Pa, bangun pa, ini nasinya dimakan dulu keburu dingin nanti", ucap Joni sambil membangunkan bapaknya.
Sudah dua hari ini pa Arya ditemukan oleh temannya Joni di pinggir jalan sedang duduk sendirian di trotoar, pakaiannya lusuh wajahnya sangat kotor dan pandangan matanya kosong. Kemudian Joni dihubungi oleh temannya yang kebetulan kenal dengan pak Arya sebagai ayahnya.
Joni dan ibunya segera menyusul dan menjemput ayahnya, sesampainya di lokasi Pak Arya langsung dibawa pulang ke rumah istri sirihnya ibunya Joni. Mereka sengaja tidak mengabarkan Lena karena sedang merencanakan sesuatu, mereka sedang menyusun strategi untuk menguasai harta bapak ayahnya dan berupaya merebut semua kekayaan pak Arya dari Lena anak sahnya.
Istri dan anaknya sedang memanfaatkan kondisi pak Arya yang sedang pikun, mereka membuat beberapa dokumen yang minta ditandatangani oleh pak Arya. Karena kondisi sedang tidak normal pak Arya dengan mudahnya dimintai tanda tangan oleh istri dan anak anaknya.
Sementara Lena masih terus mencari keberadaan Papapnya, dia sudah mulai putus asa sudah hampir satu Minggu Papap belum juga ditemukan. Bayu kemudian menanyakan sesuatu kepada istrinya.
"Dik, kamu tahu tidak rumah istri-istri sirihannya Papap, kalau faham kenapa kita tidak mencoba mencari ke sana, siapa tahu hilangnya Papap ada hubungannya dengan mereka", ucap Bayu.
Lena mendengar ucapan suaminya sedikit berpikir ada benarnya juga pemikiran mas Bayu itu, sebaiknya segera di cek di rumah istri sirihnya Papap yang dulu dia pernah datangi dengan Ferry mantan suaminya itu.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
