Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
A L E N A  ( Episode ke 41 )

A L E N A ( Episode ke 41 )

Joni yang menyadari kedatangan Lena dan Bayu langsung menyembunyikan berkas yang awalnya mau diserahkan kepada bapaknya untuk dimintai tanda tangannya

Untuk menutupi kegugupannya Joni mencoba mengalihkan perhatian Lena dengan menceritakan bagaimana Papapnya bisa ditemukan.

Karena merasa tidak nyaman berada ditengah tengah mereka, Lena meminta suaminya untuk segera pamit pulang sambil mengajak Papap pulang, semula istri Papap dan anak anaknya berupaya menahan Pak Arya supaya tidak ikut pulang.

"Sudahlah mbak Lena, biarkan Papap tinggal di sini dulu, insyaallah kami bisa ko merawat Papap dan menjaganya", ucap Joni berusaha meyakinkan Lena.

Tapi Lena sama sekali tidak mengijinkan Papap untuk tinggal di rumah ini, terlebih kondisi Papap yang sedang pikun berat khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Dengan sehalus mungkin Lena menolak secara halus.

"Maaf sebelumnya Papap mau di bawa berobat ke dokter, jadi untuk saat ini tidak bisa untuk menginap lama-lama di sini. Mungkin lain waktu kalau Papap sudah sehat dan kondisinya sudah normal kembali", jelas Lena sangat berhati-hati menjawabnya.

"Baiklah kalau begitu, semoga Papap segera sembuh dan pulih kembali seperti semula", ucap Joni dengan hati sedikit dongkol.

Bayu dan Lena menuntun Papap menuju ke dalam mobil, sementara Papap terlihat seperti orang bingung yang tidak mengerti apa yang terjadi dengannya. Pandangan matanya kosong menerawang jauh sekali.

Ketika dalam perjalanan pulang Papap mengatakan sesuatu yang membuat Lena sedih dan tidak terasa air matanya mengalir deras.

"Len, Papap rindu dengan mamah, temani Papap untuk bertemu dengan Mamah ya", ucap Papap sambil matanya masih jauh pandangannya.

Bayu melihat istrinya berurai air mata menggegam erat tangan Lena, mencoba memberikan kekuatan pada istrinya.

"Baik pap, sebelum pulang kita mampir ke kuburan mamah ya", ucap Lena.

Mobil terus melaju kencang menuju lokasi pemakaman, sesampainya di lokasi pelan-pelan Lena menuntun Papap menuju kuburan mamah.

"Kita ada di mana Len?", Tanya Papap seperti heran

"Katanya Papap mau ketemu dengan Mamah, ini Lena temenin Papap bertemu dengan mamah", jawab Lena

"Kenapa Papap dibawa ke kuburan, memang mamah ada di mana, mamahkan ada di rumah Len", jawab Papap masih dengan wajah bingungnya.

Bayu yang memperlihatkan percakapan Lena dan Papap berusaha menengahi.

"Pap, rumah mamah sekarang sudah pindah, Papap lupa ya, rumah mamah sekarang ada di sini sudah tidak bersama kita lagi pap", jawab Bayu berusaha memberikan pengertian kepada mertuanya yang pikun

"Mamah belum pindah, mamah ada di rumah, Papap mau bertemu dengan Mamah tapi bukan di kuburan", ucap Papap persis seperti anak kecil gaya bicaranya.

Lena semakin bingung menghadapi sikap Papap yang semakin hari semakin aneh, bingung apa yang harus dilakukannya supaya Papap bisa pulih kembali seperti semula.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post