Misteri Kematian Dara ( 1 )
Namaku Tio, aku bersekolah di sekolah swasta di Kota Kembang Bandung. Sekolah ini sudah berdiri sejak tahun 70-an. Gedung sekolah ini sudah terlihat agak tua bangunannya.
Aku perhatikan semenjak aku sekolah di sini, belum pernah melihat gedung sekolah ini di renovasi, makin membuat sekolah ini tampak memyeramkan bila sudah memasuki pukul 17:00 WIB.
Hari ini disaat jam pelajaran terakhir ibu guru Nina, menghukum aku karena tidak mengerjakan tugas pelajaran kimia.
Alhasil Bu Nina memberikan hukuman membersihkan lab kimia. Bel pulang sekolah sudah berbunyi sejam yang lalu pukul 15:00 WIB, semua murid berhamburan pulang.
Tapi ada juga sebagian siswa yang tetap tinggal di sekolah karena mengikuti beberapa kegiatan ekskul. Tapi semua kegiatan ekskul hari ini dilakukan di lapangan sekolah. Sedangkan lab kimia adanya di lantai tiga.
"Yo, pulang yuk, kamu ga ada kegiatan ekskul basket kan hari ini?" Tanya Reno sahabatnya.
"Ga ada Ren, aku tidak bisa pulang bareng, hari ini aku lagi apes kena hukuman Bu Nina disuruh membersihkan ruangan lab kimia", jawab Tio.
"Wah perlu aku temani tidak nih, di ruangan lab nya?" Tanya Reno menawarkan jasa pada sahabatnya.
"Tidak usah, kamu pulanglah, aku sudah terbiasa sendiri", jawab Tio merasa yakin.
"Ya sudah kalau begitu, aku pulang dulu ya sobat, tapi awas hati-hati biasanya di ruang lab kimia itu ada saja makhluk yang mengganggu kita", ucap Reno sambil berbisik di telinga Tio meledek.
Aku ditugaskan untuk membersihkan ruangan laboratorium, ya walau hanya diminta untuk membersihkan debu, tapi ini pekerjaan yang menyebalkan. Aku membersihkan dengan perlahan dan agak malas-malasan.
Sementara Bu Nina rupanya belum pulang dan memantau aku dari kejauhan. Mungkin Bu Nina meyakinkan apakah aku melaksanakan hukuman darinya atau tidak. Mulai lelah dengan pekerjaan ini, aku mengambil dua penghapus blackboard untuk menepuk kapur yang menempel di luar sambil menghirup udara segar.
Sambil membersihkan, aku memerhatikan kegiatan orang yang ada di gedung seberang. Di lantai empat seberang gedung, terlihat seorang siswi menggunakan baju pramuka sedang melakukan kegiatan seperti membuat simpul dengan tali dengan ukuran cukup besar.
Karena Penasaran dengan apa yang ingin siswi yang tidak ketahuan kelas berapanya itu terus melakukan mengikat tali besar tersebut, aku terus memerhatikannya Siswi itu seperti akan menaiki sebuah kursi yang membuat ia jauh lebih tinggi posisinya dari sebelumnya.
Aku terkejut dengan apa yang ia lakukan, gadis itu menggantungkan tali yang sudah di ikat tersebut dan sepertinya ada yang tidak beres dengan gadis itu, Tio merasa khawatir akan terjadi sesuatu dengan gadis yang ada di seberang kelas tersebut.
Ternyata dugaan Tio benar gadis itu mulai mengalungkan tali tambang besar tersebut ke lehernya Tio refleks berteriak.
"Hai apa yang akan kamu lakukan, hentikan jangan bodoh kamu", teriak Tio sambil berlari menuju kelas yang ada di seberang laboratorium kimia.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
