Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 4 )

Misteri Kematian Dara ( 4 )

Cukup lama mang Udin terdiam mendengar pertanyaan Tio, dia bingung apa dan dari mana dia mulai menjelaskan dan menceritakan peristiwa yang menimpa salah satu murid sekolah ini puluhan tahun silam.

Baru saja mang Udin mau membuka mulutnya akan menjawab pertanyaan Tio, bel masuk berbunyi. Itu tandanya Tio harus segera masuk dan segera meninggalkan mang Udin, kalau saja jam pertama pa Edi guru matematika yang super duper galaknya, mau tetep bertahan di rumah mang Udin.

Karena teringat ada PR yang belum tuntas dia kerjakan terpaksa segera masuk ke dalam kelas, pas masuk untungnya pa Edi belum masuk, jadi Tio bisa sedikit merayu Santi teman satu kelas yang jago matematika, untuk minta mencontek jawabannya.

Hanya dengan sekali rayuan maut, Tio sudah mendapatkan apa yang dia inginkan, tidak lama Pa Edi masuk kelas, dan langsung setelah berdoa menanyakan PR, setelah semua selesai dikumpulkan. Tanpa diduga Pak Edi memanggil nama Tio untuk mengerjakan PR nomor satu ditulis di papan tulis.

Dengan penuh percaya diri Tio maju ke depan kelas, dan langsung menuliskan tugasnya yang nomor satu. Setelah selesai Tio kembali duduk di bangkunya. Ketika Pak Edi sedang serius membahas soal PR di depan kelas, Bu Maria Waka kesiswaan masuk kelas dan menyampaikan kalau di kelas MIPA 2 ada siswi baru.

"Assalamualaikum anak-anak di kelas MIPA 2 ada siswi baru namanya Wina, ibu akan memperkenalkan kepada kalian semua", ucap Bu Maria.

Semua murid yang ada di dalam kelas saling berpandangan karena murid baru yang disebutkan oleh Bu Maria masih ada di luar kelas belum masuk. Tidak lama Bu Maria mempersilahkan kepada siswi baru tersebut untuk masuk ke dalam kelas.

Ketika sisiwi baru yang bernama Wina itu masuk kelas, semua terkesima terutama yang siswa nya, sementara Tio belum menyadari kehadiran Weni di dalam kelas, dia sedang asik mempelajari materi yang tadi diajarkan oleh pa Edi.

"Hei Yo, kamu ga pingin lihat wajah murid baru kelas kita", ucap Agung pada sahabat satu bangkunya.

"Oh ya maaf saya lagi mempelajari materi yang tadi dijelaskan oleh pak Edi", jawab Tio sambil melihat siswi baru yang sudah ada di depan kelas.

Betapa terkejutnya Tio ketika melihat wajah siswi baru itu, dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini, apakah ini hanya faktor kebetulan saja atau ach membuat kepala Tio semakin pening melihat wajah siswi tersebut.

"Hei kamu kenapa Yo, ga usah lebay gitu deh lihat siswi baru yang bernama Wina itu, jangan bilang kamu langsung jatuh cinta dengannya", ledek Agung sambil mencolek bahu sahabatnya.

Sementara Tio masih belum bergeming dengan apa yang sedang dia lihat di depan matanya saat ini, kenapa wajah Wina mirip sekali dengan wajah hantu gadis yang kemarin dia lihat di sekolah ini.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post