Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mengulik dan Memaknai Peristiwa G 30 S.PKI

Mengulik dan Memaknai Peristiwa G 30 S.PKI

Salah satu pergolakan setelah Indonesia merdeka adalah peristiwa pemberontakan PKI. Kita biasa mengenalnya dengan G30S PKI atau Gerakan 30 September PKI. Peristiwa G30 S/PKI terjadi tahun 1965 di Indonesia.

Peristiwa ini telah memberikan dampak besar bagi bangsa, bahkan beberapa dampak itu masih bisa kita rasakan hingga saat ini. SePKI adalah dari Partai Komunis Indonesia.

Partai berlambang Palu Arit yang berlandaskan ideologi komunis. Ideologi yang menentang agama. Mereka mengatakan agama adalah candu. Mereka juga menentang konsep Ketuhanan Yang Maha Esa, yang ada pada Sila Pertama Pancasila.

Sebelum peristiwa G30S PKI, PKI merupakan partai berhaluan komunis terbesar nomor tiga di seluruh dunia setelah Partai Komunis Uni Soviet dan Partai Komunis Cina. PKI memiliki pengaruh yang begitu besar.

G30S PKI merupakan gerakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Sukarno dan mengubah Indonesia menjadi negara komunis. Gerakan ini dipimpin oleh DN Aidit yang saat itu merupakan ketua dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Peristiwa G30S PKI telah memberikan dampak negative dalam kehidupan sosial dan politik masyarakat. Setelah peristiwa tersebut berakhir, kondisi politik Indonesia masih belum stabil.

Di masa sekarang, peristiwa bersejarah ini memberikan banyak pembelajaran bagi generasi muda. Pemutaran ulang film G30S PKI penting sebagai pengingat sejarah terutama untuk generasi milenial serta tidak menjadi polemik berkepanjangan di masyarakat.

Penayangan film ini merupakan hal penting karena peristiwa G30S PKI sudah menjadi bagian sejarah bagi bangsa, sehingga pemerintah perlu memiliki satu suara dalam menunjukkan bahaya dari komunis, dan gambaran bahwa tidak berlakunya sistem komunis di Indonesia.

Bung Karno pernah berkata “’JasMerah’, jangan sekali kali lupakan sejarah, Karena itu, kita haruslah faham bagaimana penghianatan dan kekejaman yang dilakukan PKI kepada bangsa indonesia, Cegah Pemikiran PKI!

Dari peristiwa ini kita bisa belajar bahwa “Allah tidak mengubah nasib suatu bangsa sebelum Bangsa itu mengubah nasibnya Sendiri”.

Generasi muda juga harus belajar bahwa sebagai penerus bangsa jangan pernah melihat masa depan dengan buta. Kita harus pergunakan peristiwa masa lampau yang dapat dijadikan kaca bengala dari pada masa yang akan datang.

Jadikan pengorbanan 7 pahlawan revolusi itu, suatu cambuk bagi kita kaum muda dengan melihat semangat juang mereka, dan pengorbanan yang sesungguhnya untuk negeri tercinta ini. Kita kaum muda harus bisa menghargai perjuangan dan pengorbanan mereka.

Dengan melanjutkan perjuangan mereka, mengisi pembangunan Negeri tercinta ini secara maksimal demi kemajuan negara kita supaya tidak dijajah lagi oleh bangsa lain.

Dalam peristiwa G 30 S.PKI jangan sesekali wahai anak muda meniru para kaum penculik para jenderal yang sangat biadab. Tapi yang harus kalian lihat pengorbanan 7 pahlawan revolusi yang telah gugur demi negara kita tercinta.

Seperti perkataan Presiden Indonesia “Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang – (Bung Karno)”.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post