Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 10 )

Misteri Kematian Dara ( 10 )

Tio yang dari tadi memperhatikan wajah Wina duduk termenung dan pandangan matanya kosong menerawang jauh menegurnya sehingga membuat Wina sedikit tersentak karena kaget.

"Hei win, kamu kenapa ko diajak bicara malah bengong, seperti ada yang sedang kamu ingat?" Tanya Tio sambil menepuk bahu Wina.

"Eeh anu Yo, saya sedang berusaha mengingat sesuatu sepertinya saya pernah bermimpi didatangi oleh perempuan yang wajahnya mirip sekali dengan wajah saya", jawab Wina sambil menyeruput es jeruknya.

Deg, hati Tio sedikit berdesir mendengar cerita Wina tentang mimpinya, apa mungkin yang datang dalam mimpi Wina itu Dara, seperti sudah ada sedikit petunjuk. Tio harus bisa bermain ke rumah Wina. Mungkin di rumahnya ada sedikit petunjuk tentang keluarga Dara.

"Kalau boleh tahu kapan kira kira kamu bermimpi didatangi oleh perempuan yang wajahnya mirip dengan kamu win?" Tanya Tio penasaran.

"Sekitar satu bulan yang lalu dan itu mimpinya tidak cuma satu kali, tapi hampir tiga malam berturut-turut dia datang dalam mimpi saya, dan anehnya wanita itu tidak bicara apa apa dalam mimpi saya itu, dia cuma memandang saya dan wajahnya sedikit pucat Yo", jelas Wina.

"Terus apa kamu pernah menanyakan kepada mamah atau papah kamu apakah dulu ada keluarga yang wajahnya mirip dengan kamu win?" Tanya Tio penasaran.

"Saya ga kepikiran untuk menanyakan kepada mamah Yo, baru kepikiran malah, karena saya menganggap mimpi itu hanya bunga tidur saja, tapi dipikir lagi kalau sampai mimpi yang sama di malam yang berturut-turut aneh juga ya", jawab Wina.

"Win kembali ke masalah hantu yang meminta tolong aku untuk menyelidiki siapa yang sudah membunuhnya, aku butuh teman untuk menyelidikinya kamu mau ya temenin aku dalam masalah ini", ajak Tio penuh harap.

"Duh ngabayanginnya saja sudah merinding Yo, apalagi ikut serta di dalam masalah ini, sanggup tidak ya saya", jawab Wina ragu.

"Tapi saya ada ide Yo, kemarin waktu pertama kali saya masuk ruang perpustakaan saya melihat ada lemari yang isinya seperti buku-buku yang sudah usang sudah puluhan tahun silam dan sempat saya perhatikan isi buku di lemari itu seperti data-data murid sekolah kita Yo, mungkin di lemari itu ada petunjuk tentang biodata Dara", jelas Wina.

"Wah ide kamu cemerlang juga, tapi lemari itu dikunci tidak win, selama ini aku tidak pernah memperhatikan isi lemari itu", jawab Tio

"Nah itu dia masalahnya kalau kita mau mengetahui isi lemari itu harus berhadapan dengan Bu Bu Sofi yang super galak dan misterius itu Yo", ucap Wina sambil membayangkan wajah Bu Sofi yang super cool.

"Baik kalau begitu aku cari akal dan cara bagaimana caranya kita bisa membuka lemari tersebut, sekarang sudah sore sebaiknya aku antar kamu pulang ya, biar sekalian aku tahu rumah kamu", ajak Tio dan Wina mau diantar pulang Tio ke rumahnya.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post