Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 20 )

Misteri Kematian Dara ( 20 )

Tio masih menunggu pintu dibuka, ketika orang yang di dalam belum juga membukakan pintu, tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sangat Tio kenal memanggil namanya.

"Tio, kamu sudah lama di sini", sapa Wina yang tiba tiba muncul tanpa ada membuat Tio sedikit terkejut.

"Eh kamu win, iya nih dari tadi saya mencet bel, tapi belum ada yang ngebuka pintunya, padahal tadi ada suara dari dalam rumah", jawab Tio masih merupakan heran dengan kemunculan Wina yang begitu tiba tiba.

"Loh ko bisa ada suara dari dalam, di rumah lagi tidak ada siapa-siapa Yo, bibi lagi pulang kampung, mamah sama papa lagi ke rumah saudara, tapi sebentar lagi pulang," jawab Wina.

"Serius win, di dalam tidak ada siapa-siapa, terus suara yang tadi nyahut dari dalam rumah siapa dong?" Tanya Tio heran dan sedikit merinding.

"Serius tidak ada siapa-siapa Yo, ach itu mungkin hanya pendengaran kamu saja Yo, ini aku baru pulang dari berobat", jawab Wina sambil memperlihatkan plastik obat dari dokter.

"Nah itu dia aku ke sini mau melihat kondisi kamu sudah dua hari tidak masuk sekolah, saya khawatir, kamu sakit apa win?" Tanya Tio terlihat wajah kekhawatirannya.

Wina sedikit tersipu melihat perhatian dari Tio yang mengkhawatirkan dirinya, ada perasaan aneh setelah mendengar penjelasan Tio. Sementara Tio baru menyadari kalau ucapannya sedikit berlebihan dan merasa malu hati karena secara tidak langsung sudah menampakkan rasa khawatirnya kepada Wina.

"Yuk masuk Yo, dari tadi kita ngobrol di depan pintu, ga enak dilihat tentangga", ajak Wina mengalihkan perhatian.

Baru saja mereka mau masuk, kedua orangtuanya Wina datang dan langsung menyapa Wina.

"Anak mamah sudah pulang dari berobat, apa kata dokternya nak?" Maaf mamah tidak bisa menemani ke dokter ya sayang", ucap mamah sambil mencium kening Wina.

Mamah belum menyadari kehadiran Tio, ketika ayah Wina memasukkan mobil ke garasi, langsung menyapa Tio.

"Waah rupanya ada tamu nih, siapa dia win, pacar ya ledek ayah membuat Wina langsung merah pipinya.

"Ayah apaan sih, ini teman kelas Wina Tio namanya, dia datang kesini mau nengok Wina karena dua hari tidak masuk sekolah", jawab Wina.

Sementara ayah dan mamah saling berpandangan dan senyum penuh arti mendengar jawaban putri tercintanya.

"Ya sudah ajak masuk Tio nya , yuk nak mari masuk ke dalam", sahut mamah ramah, membuat Tio jadi tidak rikuh lagi.

Ketika Tio sedang asik berbincang dengan ayah Wina, sementara Wina sedang membuat minuman bersama mamah di dapur, mata Tio melihat lukisan yang sebelumnya belum dia lihat sewaktu dia main tempo hari di rumah Wina.

Tio melihat lukisan yang sangat besar yang menggantung dinding, lukisan wanita yang wajahnya mirip sekali dengan Dara, dan Tio yakin itu bukan Wina, lukisan itu seperti memiliki aura mistis yang kuat sekali, Tio seperti terhipnotis oleh lukisan itu, tanpa disadari dia berjalan mendekati lukisan itu.

Sementara ayah Wina merasa heran dengan sikap Tio yang seperti tidak perduli dengan panggilan ayah Wina.

"Yo kamu kenapa, kamu kenal dengan yang ada di lukisan itu?" Tanya ayah Wina.

Sementara Tio tidak menggubris pertanyaan ayah Wina, matanya terus saja menandatangani wajah yang ada di lukisan tersebut.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post