Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 6 )

Misteri Kematian Dara ( 6 )

Wina masih berdiri terpaku melihat kepergian mang Udin yang lari terbirit-birit setelah melihat dirinya, dia masih bingung kenapa OB itu memanggil dia dengan nama Dara.

"Siapa Dara, apakah wajah saya mirip dengan Dara yang disebut oleh OB tadi?" Tanya Wina dalam hatinya.

Akhirnya Wina memutuskan untuk mencari sendiri ruang perpustakaan sekolah, setelah dia berkeliling akhirnya dia menemukan ruang perpustakaan yang tempatnya di lantai tiga persis bersebelahan dengan ruang lab kimia.

Setelah masuk ke ruang perpustakaan, suasana hening tidak ada terdengar pengunjung yang berbicara. Mereka semua patuh selama di ruang perpustakaan tidak mengeluarkan suara, untuk menghargai mereka yang sedang membaca buku.

Rupanya sudah banyak pengunjung, ada yang hanya meminjam buku saja, ada siswa yang lebih memilih membaca buku di ruang perpustakaan, ada yang sedang mengerjakan tugas sambil melihat buku yang dari perpustakaan. Wina mencoba mendekati petugas perpustakaan yang sedang berjaga hari ini.

"Ibu maaf saya murid baru, saya ingin mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan sekolah ini", ucap Wina.

"Oh boleh ini silahkan diisi formnya untuk pengisian biodata dan ditulis dengan lengkap", jawab ibu Sofi sambil menyodorkan form pengisian kepada Wina.

Dengan cepat Wina menerima dan mengisi form tersebut, lalu dikembalikan lagi setelah selesai mengisinya. Tidak lama Wina langsung menerima kartu anggota perpustakaan sekolah yang baru dia masuki hari ini.

Untuk hari ini Wina belum berminat untuk meminjam buku, tapi dia hanya melihat sekeliling ruangan perpustakaan. Ruangannya cukup luas ada beberapa bangku dan meja lantai untuk pengunjung perpustakaan yang ingin membaca buku.

Koleksi bukunya cukup lengkap dari buku pelajaran, buku ensiklopedi, buku novel, dan beberapa buku-buku lama yang sepertinya sudah mulai usang. Wina agak tertarik dengan buku-buku yang terlihat sudah usang itu. Lain waktu dia berjanji akan mencoba membaca buku tersebut.

Di perpustakaan ini juga terlihat ada lemari yang sepertinya berisikan dokumen biodata anggota perpustakaan dari tahun ke tahun. Tertata sangat rapih Wina jadi tertarik ingin melihat dan membuka lembaran itu.

Ketika Wina tangannya hendak membuka lemari yang tidak terkunci.Ibu Sofi sedikit berteriak melarang Wina supaya tidak membuka lemari tersebut.

"Jangan sentuh dan membuka lemari itu, yang berhak membuka lemari itu hanya petugas perpustakaan saja", ucap ibu Sofi terlihat tidak suka dengan kelancangan Wina murid baru tersebut.

Teguran Bu Sofi membuat Wina agak terkejut, dan pengunjung lainnya, setelah Wina minta maaf Wina langsung pamit keluar dari perpustakaan dan kembali ke kelas yang ada di lantai 2. Sementara Tio diam-diam dari tadi memperhatikan dan mengikuti Wina dari kejauhan.

Tio tidak habis fikir kenapa Wina itu seperti saudara kembarnya hantu yang mengganggunya kemarin sore. Sepulang sekolah Tio langsung menemui mang Udin dan menceritakan tentang Wina murid baru yang ada di kelasnya.

"Mang tahu tidak tadi pagi saya hampir copot jantungnya melihat murid baru di kelas yang bernama Wina, wajahnya mirip banget dengan Dara", ucap Tio penuh semangat menceritakannya.

"Sebentar nak, tadi kamu bilang ada murid baru yang wajahnya mirip dengan Dara?" Tanya mang Udin penasaran.

"Ya mang, betul mirip sekali seperti kembarannya", jawab Tio

"Berarti yang tadi menemui Mamang dan bertanya ruangan perpustakaan sekolah itu Wina yang murid baru iya", sambung mang Udin

"Tapi apa mungkin dia masih ada hubungan keluarga dengan Dara?" Guman mang Udin sambil otaknya berpikir keras.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post