Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 7 )

Misteri Kematian Dara ( 7 )

"Sebenarnya kejadiannya seperti apa mang peristiwa kematian Dara itu?" Tanya Tio penasaran.

"Itulah yang mamang belum tahu hingga saat ini, waktu peristiwa itu terjadi kondisi Dara sudah tergantung lehernya ditali, hingga saat ini masih menjadi misteri apakah murni gantung diri atau kondisi sudah meninggal di gantung untuk menghilangkan jejak", cerita mang Udin

"Apakah di tubuh mayat tidak ada sidik jari yang tertinggal kalau dugaannya ada yang membunuh?" Tanya Tio mulai menyelidik.

"Itulah yang mamang heran, polisi sudah berupaya menyelediki semua sudut ruang kelas mencari sidik jari yang tertinggal tapi tidak ditemukan, sepertinya pelaku menggunakan sarung tangan pada saat menggantung Dara", jawab mang Udin.

"Lalu bagaimana pihak keluarga adakah yang dicurigai waktu itu, temannya atau pacarnya mungkin", sambung Tio.

"Yang memang semua teman dekatnya sudah dipanggil di kantor polisi untuk diinterogasi tapi, tidak satupun ditemukan pelakunya", jelas mang Udin.

"Pertanyaannya mang darimana polisi mencurigai kalau Dara itu dibunuh?" Tanya Tio lagi tambah penasaran.

" Menurut informasi yang mamang dengar waktu itu katanya terlihat dari hasil fisum ada yang robek di kemaluan Dara, dan ada noda darah keluar dari kemaluannya", jelas mang Udin.

Mendengar penjelasan mang Udin sudah mulai terlihat titik terang tentang misteri kematian Dara. Tio harus menyelidiki kasus kematian Dara, karena seperti yang diceritakan mang Udin dari hasil fisum itu ada yang harus diselidiki siapa orang yang sudah tega menyakiti memperkosa Dara.

Setelah sudah mendapatkan beberapa informasi penting dari mang Udin Tio pamit pulang tanpa disadari waktu sudah menjelang magrib. Tio keluar dari rumah mang Udin dan berjalan menyusuri lorong sekolah. Suasana sekolah sudah sepi tidak ada satupun siswa yang ada di sekolah semua sudah pulang.

Baru saja Tio mau keluar dari gerbang, Tio melihat bayangan berkelebat melintas masuk ke arah kelas yang ada di lantai satu. Karena penasaran Tio menghentikan langkahnya dan memperhatikan kelas yang dimasuki oleh bayangan yang berkelebat tadi.

Tidak lama terlihat di kaca jendela ada wajah perempuan yang memandang ke arah dirinya, wajahnya terlihat pucat, matanya terus memandang ke arah Tio.

Tio mulai merinding tubuhnya dan segera menyadari kalau di sekolah ini dia hanya sendirian. Diliriknya jam sudah hampir pukul 18.00.

Belum sempat Tio berlari menuju parkiran motor, suara perempuan memanggil namanya, sumber suara itu berasal dari dalam kelas tadi.

"Tio tolong aku, bantu aku menemukan orang yang telah membunuhku", suara itu sangat jelas terdengar.

Membuat bulu kuduk Tio semakin berdiri, tanpa menoleh lagi Tio langsung berlari menuju parkiran motor dan tancap gas meninggalkan sekolah.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post