Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 25 )

Misteri Kematian Dara ( 25 )

Ayah keluar dari kamar mandi, tapi betapa terkejutnya ayah melihat Tio wajahnya berubah pucat seperti sedang kurang sehat.

"Tio kamu kenapa nak, kenapa wajah kamu pucat sekali, kamu sakit ya?" Tanya ayah Wina merasa khawatir.

Tanpa menjawab pertanyaan ayah Wina, Tio langsung berlari ke kamar mandi, dan memuntahkan semua isi perutnya, membuat ayah semakin khawatir.

"Yo kamu kenapa, buka pintunya nak apa yang terjadi dengan kamu Yo?" Tanya ayah Wina semakin khawatir setelah mendengar Tio muntah-muntah di dalam kamar mandi.

Tidak lama Tio membuka kamar mandi dan wajahnya sudah tidak terlihat pucat lagi, tapi tubuhnya lemas, ayah langsung menuntun Tio untuk berbaring di tempat tidur, kemudian ayah membuatkan teh manis hangat dan memberikan kepada Tio.

Setelah Tio meminum teh manis hangat yang dibuatkan oleh ayah, berangsur angsur kondisi Tio mulai stabil dan membaik. Setelah melihat Tio sudah membaik dan terlihat tenang, ayah menanyakan apa yang terjadi dengan Tio.

"Kamu kenapa Yo, ko mendadak jadi muntah-muntah, perasaan tadi sewaktu di mobil baik-baik saja selama diperjalanan?" tanya ayah penasaran.

"Boleh Tio mengatakan dan menceritakan sesuatu yah?" Tanya Tio

"Silahkan nak, ceritakan apa yang terjadi dengan kamu", jawab ayah sambil duduk dekat Tio.

Kemudian Tio menceritakan apa yang tadi dia lihat sewaktu baru meninggalkan rumah makan, dia tidak melihat rumah makan yang tadi disinggahi menghilang tidak terlihat lagi.

Dengan kata lain rumah makan itu rumah makan ghaib. Tio juga menjelaskan kalau dirinya ini seorang indigo, jadi sewaktu di rumah makan dia merasakan kejanggalan kejanggalan di rumah makan tersebut.

Dan Tio juga menceritakan kenapa dia sampai muntah muntah karena membayangkan apa yang sudah tadi dia makan sewaktu di rumah makan tadi. Mendengar penjelasan Tio ayah berubah wajahnya menjadi sedikit gelisah, seperti ada yang sedang dia pikirkan.

"Begini saja Yo, nanti pas kita menuju perjalanan pulang ke Jakarta, kita pasti melewati jalan yang kita lewati dan kita lihat posisi rumah makan yang kita singgahi tadi, kalau masih ada dan terlihat masih berdiri bangunannya berarti itu hanya halusinasi kamu saja",

"Tapi kalau sebaliknya rumah makan itu benar tidak ada, berarti apa yang kamu ceritakan itu benar adanya", jelas ayah Wina panjang lebar

Ayah melarang Tio untuk menceritakan semua ini kepada Wina dan istrinya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Tio setuju dengan ucapan ayah Wina.

"Sebaiknya malam ini kita istirahat dulu, besok kita akan cari orang yang melukis wajah Dara, semoga orang yang menjual lukisan itu masih berjualan di tempat yang sama sewaktu ayah membeli lukisan itu", ucap ayah Wina.

Sambil merebahkan tubuhnya untuk melepas rasa lelahnya setelah melakukan perjalanan panjang. Sementara Tio tidak bisa langsung tidur, matanya susah sekali dipejamkan, hatinya belum tenang kalau belum bisa bertemu dengan orang yang melukis wajah Dara.

Apakah orang tersebut masih berjualan di tempat yang sama, bagaimana kalau sudah tidak berjualan lukisan ditempat ayah Wina membeli lukisan tersebut. Kemana harus mencari jejak pelukis tersebut.

Trio yakin pelukis itu menyimpan sesuatu dan mengetahui misteri Kematian Dara, semoga besok diberikan kemudahan dan kelancaran dan masih dipertemukan dengan pelukis itu. Banyak hal yang akan dia tanyakan pada pelukis itu.

Bersambung.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post