Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 28 )

Misteri Kematian Dara ( 28 )

Dengan sigap ayah menarik tangan Tio, dan pergi menjauh dari orang tersebut lalu ayah mengatakan pada Tio.

"Jangan buru-buru mengambil tindakan apa-apa dulu, kita perhatikan dia dari jauh saja dulu. Lagian orang itu sepertinya mau ambil air wudhu mau salat ashar" ucap ayah Tio sambil menarik tangan Tio.

Tio bagai burung perkutut menuruti ucapan ayah dan pergi meninggalkan lelaki itu, mereka mulai memasuki ruangan pameran lukisan, para seniman sudah mulai sibuk menata lukisannya di dinding, acara pameran dan lelang akan berlangsung sekitar pukul 20.00. Itu berarti harus menunggu sekitar tiga jam lagi.

Ketika mereka sedang asik berkeliling melihat kesibukan para seniman yang sedang menata lukisannya, mata Wina terpaku pada satu lukisan yang persis yang ada di rumahnya, yang membuat dirinya saat ini berada di sini di Kalimantan hanya untuk mencari tahu siapa orang yang melukisnya.

Yaa lukisan wajah Dara kembali hadir di hotel ini, kali ini wajah Dara terlihat lebih cantik dibandingkan dengan lukisan yang ada di rumahnya. Tanpa disadari Wina tertinggal jauh oleh keluarganya dan Tio. Begitu juga dengan ayahnya, Mamahnya dan Tio tidak menyadari kalau Wina tidak bersama mereka.

Ketika sadar mamah mulai mencari cari putrinya, semua sudut ruangan dilihat tapi Wina tidak terlihat, kemudian mamah sedikit berbisik kepada Tio.

"Yo, Wina kemana, ko tidak bersama dengan kita?" Tanya mamah membuat Tio tersadar juga kalau Wina tidak bersama dengannya.

"Eh iya kemana Wina ya, ko bisa terpisah?" Tio balik bertanya.

Ayah yang sudah mulai menyadari putrinya tidak ada bersamanya, langsung mengajak Tio dan mamah berbalik arah mencari Wina, setelah ditelusuri kembali ruangan pameran lukisan, pa Dedi melihat Wina sedang memperhatikan sebuah lukisan yang tergantung di dinding.

"Itu Wina, sedang mengamati lukisan seorang wanita", teriak pa Dedi membuat ayah, mamah dan Tio melihat ke arah telunjuk pak Dedi.

"Sebentar yah, itukan lukisan Dara yang persis seperti yang ada di rumah kitakan?" Tanya mamah kepada suaminya.

"Yah mah, betul mirip sekali, tapi yang ini Dara terlihat lebih cantik wajahnya", jawab ayah sambil berjalan menuju Wina.

Tio mengamati wajah lukisan itu dengan serius, lagi lagi Tio merasakan hal yang aneh ketika melihat wajah lukisan Dara, dia merasa terhipnotis dengan wajah lukisan itu, Tio terus mendekati lukisan itu, sampai wajahnya begitu dekat dengan lukisan tersebut. Tiba-tiba lukisan itu berbicara dengan Tio.

"Tio, lelaki yang tadi kamu lihat itu jangan sampai lepas, dialah dalang dari kematianku, kejar dia Yo, kejar dia jangan sampai kehilangan jejak dia", ucap lukisan itu, tapi yang mendengar ucapan lukisan wajah Dara itu hanya Tio saja.

Ayah yang sedari tadi memperhatikan Tio mulai menyadari kalau ada yang tidak beres dengan Tio, dia seperti sedang terpengaruh oleh lukisan itu.

Sementara pelukis wajah Dara sudah kembali ke ruangan pameran lukisan, tapi betapa terkejutnya dia ketika melihat Wina, yang memang wajahnya mirip sekali dengan wajah Dara, pelukis itu tiba-tiba wajahnya berubah pucat, keringat dingin mulai keluar bercucuran, dia terlihat seperti ketakutan melihat Wina.

Teman dari pelukis itu melihat sahabatnya seperti sedang ketakutan, lalu mendekati dan menyapanya.

"Hei Wan, kamu kenapa, wajah kamu ko pucat sekali dan keringat kamu dingin sekali kamu kenapa Wan?" Tanya salah satu yang hadir di ruangan itu.

Membuat orang yang sedang berada di ruang pameran itu melihat kearah pelukis tersebut, termasuk Tio, Wina, mamah dan ayah.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post