Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Misteri Kematian Dara ( 29 )

Misteri Kematian Dara ( 29 )

Suasana ruangan pameran lukisan jadi sedikit ramai dengan kejadian yang dialami oleh pelukis wajah Dara tersebut. Panitia segera membawa pelukis yang ternyata bernama Wawan itu. Ke sebuah ruangan. Tio tidak ingin kehilangan pelukis tersebut mengikuti hingga ke kamar hotel. Sayang Tio oleh petugas hotel dilarang ikut masuk dalam kamar.

Sementara ayah, mamah dan Wina masih berada di dalam ruang pameran, sedangkan pak Dedi yang sedari tadi mengikuti Tio mengajak Tio untuk kembali ke ruang pameran. Tio yang sedari tadi tidak bisa berbuat apa-apa di depan kamar pelukis tersebut akhirnya menuruti ajakan Pak Dedi.

Setelah berkumpul kembali, mamah mengajak untuk shalat magrib dan lanjut makan malam, mereka makan malam di dalam hotel. Tio yang masih penasaran dengan pelukis yang bernama Wawan tersebut, mulai mencari cari informasi dari beberapa seniman yang hadir di hotel ini.

Dari beberapa seniman yang Tio ajak bicara, dia sudah mengantongi alamat rumah pelukis yang bernama Wawan tersebut. Setelah selesai berbincang dengan beberapa seniman Tio kembali ke meja makan untuk bergabung dengan keluarga Wina.

"Kamu habis ngapain Yo, serius amat ngobrol dengan beberapa seniman itu Yo?" Tanya Wina penasaran.

"Ya aku barusan mencoba mencari tahu tentang pelukis yang bernama Wawan tersebut, dan sekaligus meminta alamat rumahnya", jawab Tio sambil memasukkan nasi ke dalam mulutnya.

"Waah ide bagus tuh Yo, kamu memang anak cerdas", puji ayah kepada Tio.

"Ya yah, aku penasaran dengan sosok seniman yang bernama Wawan itu, makanya ketika berbincang dengan beberapa seniman yang sedang asik mempersiapkan pameran lukisannya, aku coba tanya tanya tentang pak Wawan tersebut", sambung Tio.

"Dan ini alamat rumah pak Wawan sudah ada di HP aku, tinggal kita mencari alamatnya", lanjut Tio.

"Coba Yo, bapak pengen lihat alamat rumahnya, mau bapak pelajari", ucap pak Dedi.

Lalu Tio memberikan HP nya ke pak Dedi, dan melanjutkan makan malamnya. Sebentar lagi acara pameran lukisan akan segera dimulai, dan pastinya pak Wawan itu bakal kembali ke ruang pameran, Tio sudah tidak sabar ingin segera menghampirinya.

Pingin tahu reaksi pak Wawan setelah melihat wajah Wina lagi, apakah masih beraksi yang sama atau bagaimana. Setelah selesai makan mereka segera kembali bergegas menuju ruang pameran lukisan. Suasana hening semua pengunjung terlihat serius semua mengamati lukisan yang ada di ruang pameran.

Tidak lama, Pak Wawan muncul dan kali ini wajahnya sudah terlihat segar tidak pucat lagi, dia belum menyadari kalau Wina masih berada di ruang pameran lukisan. Pak Wawan asik bercengkrama dengan pengunjung yang sedang melihat lukisan wajah Dara tersebut.

Tiba-tiba listrik berubah jadi redup lampunya, mati nyala mati nyala lampu ruangan pameran. Membuat pengunjung jadi merasa heran. Disaat suasana seperti itu, Wina tiba-tiba merasa ada yang aneh dengan tubuhnya, seperti ada yang merasuki dirinya.

Wajahnya berubah menjadi pucat, kemudian Wina tanpa dia sadari berjalan menuju ke arah Pak Wawan, sorotan matanya sangat tajam memandang ke arah pak Wawan, sementara ayah, Tio, pak Dedi dan mamah merasa khawatir dengan sikap Wina yang berubah, dia tidak menggubris panggilan dari Tio, ayah dan mamah.

Kaki Wina terus melangkah ke arah pelukis Dara tersebut, sedangkan pak Wawan sudah mulai menyadari apa yang terjadi, dia kembali melihat sosok Dara yang tengah berjalan menuju ke arah dirinya. Wajahnya kembali pucat dan tubuhnya bergetar hebat melihat Wina berjalan menuju kearah dirinya.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post