Nani Yuliani Fahmuji

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Liburan Kemping di Granada Anyer (Bagian 2)

Liburan Kemping di Granada Anyer (Bagian 2)

Liburan Kemping di Granada Anyer (Bagian 2)

Akhirnya setelah semua selesai dipindah ke tempat yang lebih tinggi, kita menuju musolah untuk melaksanakan shalat Isa, selesai solat Isa, kami sekeluarga bingung mau tidur di mana malam ini.

Mau pulang rasanya ko ga tega menunjukkan yang lainnya, terus hujan semakin deras, khawatir kalau memaksakan pulang takut ada apa apa di jalan.

Akhirnya kita memutuskan untuk menyewa glamping, untungnya masih ada glamping yang kosong. Setelah berbincang-bincang dengan pengurus Granada akhirnya kita malam ini bisa tidur enak di kasur yang empuk hehehe.

Sedangkan teman yang lain tidak mau diajak gabung tidur di glamping. Anak anak bahagia sekali malam ini tidur di glamping. Malam semakin larut tapi saya masih belum bisa tidur. Karena mendengar suara arus sungai yang deras jelas sekali di telinga.

Posisi glamping memang posisinya persis di pinggir bibir sungai, tapi glampingnya ada kakinya, jadi agak tinggi glampingnya.

Tapi tetep saja tidur juga tidak bisa nyenyak karena suara arus sungai yang semakin malam semakin deras terdengarnya. Ditambah hujan semakin lebat.

Perasaan resah dan gelisah khawatir air sungai meluap ke atas karena saking deras arusnya. Tapi Alhamdulillah apa yang saya khawatirkan tidak terjadi.

Alhamdulillah subuh datang juga, saya liat jam tangan waktu sudah menunjukkan pukul 04.00. walaupun arus sungai masih terdengar jelas, Tapi kalau sudah subuh rasanya tenang, tinggal menunggu azan subuh.

Setelah terdengar azan subuh, kira langsung menuju musolah untuk melaksanakan shalat subuh. Setelah solat kami menuju ke tenda lagi bergabung dengan teman yang lainnya.

Rupanya mereka sedang menggoreng bakwan dan membuat kopi, cuaca sedikit mendung tapi tidak hujan, menikmati suasana pagi di bibir sungai, sambil berfoto ria.

Tadinya rencana saya pengen mandi di sungai itu paginya, eeh ternyata air sungai naik dan arus nya tidak bersahabat. Saya ga mau menanggung resiko.

Jadi hanya bisa menikmati suasana pinggir sungai sambil nyeruput kopi hitam yang maknyus, mau masak nasi untuk sarapan rasanya sudah malas karena semua perlengkapan pada basah oleh air hujan.

Akhirnya kami memutuskan untuk pulang dan cari sarapan di jalan sambil pulang. Inilah cerita liburan Kemping di Granada Anyer yang tidak sesuai dengan ekspektasi 😍

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post