Cinta Paling Sunyi
Cinta Paling Sunyi
Aku mengenalmu dalam sebuah perjalanan
Pada gerbong kereta yang melaju kencang
Diantara celoteh para pejalan
Entah,harus dari mana harus kumulai cerita kita
Saat kabut sunyi perlahan mulai merayap di hati
Aku yang mencintaimu dalam diam
Di antara percakapan hujan dan ilalang
Seuntai bunga perlahan hilang
Menahan rindu yang kian tak teredam
Begitu pahitnya sebuah keheningan
Disinilah aku, menangis tanpa air mata
Seperti sayup iba burung yang berpulang kesarang
Tentang rasa yang tidak tersampaikan,
Tentang asa yang kian memudar
Tanpa ku tahu bagaimana menyampaikan
Engkau yang selalu ku panjatkan pada Tuhan
Selalu bertahan pada satu nama, Cinta
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
