Nurbaiti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Dalam Dekapan Ramadhan

Fajar masih bersembunyi di balik langit ketika Aisyah membuka matanya. Alarm ponselnya bergetar pelan, mengingatkan bahwa ini waktu sahur. Dengan langkah ringan, ia menuju dapur, membantu ibunya menyiapkan hidangan sederhana. Suapan nasi hangat dan segelas air menjadi bekalnya untuk menahan lapar dan dahaga sepanjang hari.

Sebelum azan Subuh berkumandang, ia meluangkan waktu untuk beristighfar, memohon ampunan kepada Allah. Hatinya terasa damai, seakan bulan Ramadhan membawa kelembutan tersendiri dalam jiwanya.

Setelah sahur, ia berwudhu dan melangkah menuju masjid bersama ayahnya. Suasana Subuh begitu syahdu, jamaah memenuhi saf, dan lantunan ayat suci mengalun lembut. Usai shalat, ia duduk sejenak, berzikir mengagungkan asma Allah. Tidak terburu-buru pulang, Aisyah membuka mushaf kecilnya dan mulai tilawah di masjid, menikmati kehangatan ibadah di pagi yang tenang.

Saat matahari mulai naik, ia menunaikan shalat Isyraq, memohon keberkahan untuk hari yang akan dijalaninya. Setelah itu, ia bersiap untuk berangkat kerja. Meski sibuk dengan tugasnya, Aisyah tetap menyempatkan diri untuk membaca Al-Qur’an di sela-sela pekerjaannya, meski hanya beberapa ayat.

Menjelang sore, setelah pulang kerja, ia kembali berzikir, merenungi nikmat yang telah Allah berikan sepanjang hari. Seperti biasa, ia memilih untuk duduk di atas sajadahnya sambil membaca Al-Qur’an, menunggu waktu berbuka. Baginya, menanti magrib dengan tilawah adalah cara terbaik mengisi waktu.

Azan Magrib pun berkumandang. Ia berbuka dengan seteguk air dan beberapa butir kurma, lalu menunaikan shalat Magrib. Setelah itu, ia kembali membaca Al-Qur’an sejenak sebelum bersiap untuk shalat tarawih.

Malam semakin larut, tapi semangat ibadahnya belum surut. Setelah tarawih, Aisyah beristirahat sejenak, lalu bangun di sepertiga malam untuk menunaikan shalat tahajud. Dalam kesunyian malam, ia bersujud, memohon ampunan dan keberkahan hidup.

Malam ini, seperti malam-malam Ramadhan lainnya, ia akhiri dengan zikir sebelum kembali tidur. Hatinya penuh dengan ketenangan dan harapan, bahwa esok ia bisa kembali mengisi hari dengan ibadah yang lebih baik..

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post