Kursi, Hati di Kereta Pagi
Suasana di dalam kereta pagi tadi lumayan padat. Bukan padat merayap seperti jalan tol jelang lebaran, tapi cukup membuat kami harus berdiri merapat seperti sarden dalam kaleng, berdiri di tengah-tengah para penumpang yang sudah duduk manis di kursi penumpang. Depan, belakang, kiri, kanan. Lengkap.
Tak jauh dari tempatku berdiri, aku melihat seorang ibu yang tampak sudah lanjut usia. Ia berdiri dengan tegap, berusaha menjaga keseimbangan tubuhnya setiap kali kereta berhenti mendadak atau melaju tiba-tiba. Tangannya menggenggam tiang, wajahnya tenang, tapi dari sorot matanya, aku tahu ia butuh duduk.
Aku menoleh ke kiri, ada bapak-bapak tertidur sambil mendengkur halus. Ke kanan, ibu-ibu sibuk main Candy Crush. Ke belakang, seorang pemuda duduk santai di ujung dekat pintu, asyik scrolling gadget, lagi berinstagramria.
"Yah, masa iya nggak ada yang peka sama sekali?" gumamku dalam hati, setengah berharap ada keajaiban.
Akhirnya, aku melangkah sedikit ke arah si pemuda dan membungkuk ringan.
"Mas, maaf... bolehkah memberikan tempat duduknya untuk ibu itu?"
Ia mendongak, agak terkejut tapi langsung tersenyum.
"Oh, maaf Bu. Boleh kok. Silakan," jawabnya ramah sambil berdiri dan mematikan layar HP-nya. Terlihat sedikit malu, mungkin karena ketahuan ‘asik sendiri’ sejak tadi.
"Terima kasih banyak ya, Mas," ucapku.
Aku menyentuh lembut lengan si ibu dan membimbingnya menuju kursi. Ia duduk pelan, melepaskan napas lega. Wajahnya bersinar seperti habis menemukan harta karun.
Aku tersenyum. Ada rasa hangat menjalari dada. Bukan karena pendingin udara kereta, tapi karena kursi yang tadi kosongkan seseorang kini jadi alas duduk yang penuh berkah. Alhamdulillah.
Senin, 8 Syawal 1446 H (7 April 2025)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan