Ucapan Tertunda Sebulan
Ada yang tiba-tiba bikin aku duduk terpaku pagi ini di ruang piket. Bukan karena ingat piring belum dicuci tadi pagi atau lupa ngecek token listrik di rumah. Tapi sebuah notifikasi masuk ke gadget kesayanganku.
"Dek Nur, kak Nurul kapan ultah ya? Maret atau April" Kak Titin nanya. Aku kaget, lalu aku buka catatan kecilku. Waduh, sudah SEBULAN TELAT.
Kalau saja, pasangan yang baru nikah, berita seperti ini pasti menjadi kabar paling dinanti. Tapi yang ini? Sedikit malu dan gak enak hati ❤💞
"11 Maret Kak"
Dan aku baru sadar…
Ulang tahun Kak Nurul, sudah berlalu sebulan pas. Hari ini sudah tanggal 11 April. Ultah di bulan Ramadhan yang lalu. Duh, coba kalau ingat saat itu, mungkin bisa buka puasa bersama atau sahur bareng. He he...
Ya Rabb… aku telat sebulan penuh! Untung pula kak Titin nanya, kalau gak bisa setahun gak ingat. Ini faktor apa ya? Kak Nurul pasti bisa jawab. Faktor yang banyak dalam. Matematika.
Tapi tunggu… aku percaya, doa yang tulus itu tak kenal tanggal kadaluarsa, kan? Maka ijinkan aku, dengan seluruh hati dan rasa bersalah plus baru sadar mengucapkan:
"Baarakallahu fii umrik, kak Nurul. Semoga berkah umur, berkah rezeki untuk beribadah kepada Allah, sehat lahir batin dan selalu bahagia bersama keluarga tercinta. Aamiin yaa rabbal'alamin."
Maaf ya, Kak, 'kado ucapan' ini nyasar sebulan, mungkin tersangkut di awan, atau tersesat di sepanjang jalan pikiran yang macet, layaknya jalanan BKT setiap pagi yang kulewati. Tapi percayalah, rasa sayang dan doanya tetap hangat dan bergema di hati. Bahkan mungkin, pas banget datangnya. Karena siapa tahu, hari ini Kakak lagi butuh semangat dan senyuman.
Terima kasih kak sudah jadi sahabat luar biasa. Yang selalu ngajak ngumpul bersama. Bisa tertawa saat dunia terasa berat. Yang doanya selalu hadir setiap pagi lewat WhatsApp grup Cilukba. Yang selalu ngingatin kita untuk berdoa dan selalu dekat dengan-Nya.
Dari aku, saudara jauh dari ujung Sumatera,
Sahabat yang suka telat ingat ulang tahun,
tapi nggak pernah telat sayang.
Jum'at, Ruang piket, 12 Syawal 1446 H (11 April 2025)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
