Nurbaiti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Ketika Rujak Lebih Siap dari Bajuku

Ketika Rujak Lebih Siap dari Bajuku

Oleh Syahbati

Tadi malam, selepas magrib, aku melangkah cepat menuju pengajian. Agak telat, jujur saja. Sejak pulang sekolah, waktuku habis di dapur: ngulek bumbu rujak, yang rencananya mau aku bawa ke majelis ibu-ibu pengajian.

Selesai urusan dapur, aku langsung capcus. Kupakai baju yang tergantung di balik pintu kamar. Gak sempat ngaca, aku cuma ambil tas kecil, masukin Al-Qur’an dan HP, kunci pintu, lalu jalan.

Suara merdu ibu-ibu sedang melantunkan Surah Yasin sudah terdengar dari kejauhan. Aku pelan-pelan masuk dari pagar yang terbuka sedikit. Tanpa banyak basa-basi, aku duduk di depan pintu masuk dan langsung ikut membaca, menyusup diam-diam ke dalam lingkaran dzikir.

Belum banyak yang sadar aku sudah datang. Alasanku? Masih panas. Habis perjalanan jauh. Kataku saat bu Endah mempersilakan masuk lebih ke dalam. Padahal jarak rumahku ke tempat pengajian tak lebih dari 100 meter. 😅

Lanjut tahsin, kami pindah ke surah Asy-Syams. Aku duduk lebih ke dalam, dekat pengeras suara. Baru sekitar dua puluh menit, bu Endah tiba-tiba memegang ujung lengan bajuku, melihat sisi luar dan dalam lalu berbisik,

"Bun... bajunya terbalik, ya? "

Deg. Aku kaget, gak nyangka. Tapi tetap kalem. Dalam hati baru ngeh: ya Allah, iya, bajuku kebalik! Jahitannya nongol semua.

Dengan senyum andalan, aku menjawab santai:

"Iya, Bu... biar gak kena hipnotis. "

Tawa pun pecah. Bu Endah dan bu Lely langsung ngakak.

"Siapa yang mau hipnotis, Bun? Ngesot ke sini juga nyampe!"

"Ibu-ibu di sini kan suka hipnotis aku... " balasku, sok misterius penuh kemenangan.

Padahal, jujur aja, aku bener-bener gak sadar bajuku kebalik. Baju kaos sih, jadi jahitannya kecil, gak terlalu kelihatan. Tapi tetep aja... untung yang tahu cuma segelintir: bu Endah, bu Lely, dan mbak Susan, tuan rumah pengajian.

Aku cari celah. Begitu ada kesempatan, aku minta izin ke kamar mandi. Beresin semuanya. Dandan ulang? Enggak. Cuma balik baju, tapi rasanya kayak selesai show di panggung fashion. 😅

Pas keluar kamar mandi, aku kembali ke lingkaran pengajian seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Alhamdulillah, tak ada yang sadar selain geng terdekat. Allah benar-benar Maha Penjaga. Ia menjaga aibku tadi malam, bahkan ketika bajuku tak sejalan dengan niatku.

Kadang, kita terlalu sibuk ingin menyiapkan sesuatu untuk orang lain seperti rujak tadi sampai lupa menyiapkan diri sendiri. Tapi Allah punya cara lembut untuk mengingatkan: bahwa niat baik memang penting, tapi jangan lupa baju pun butuh arah yang benar 😄

Pondok Bambu, 28 Mei 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post