Nurbaiti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Balon di antara Dua Punggung

Balon di Antara Dua Punggung 🎈😂 Oleh Nurbaiti

Pagi tadi, langit cerah banget, angin semilir, kayak alam ikut berbaris rapi. Hari ini sekolah memperingati Hari Pramuka ke-64. Lapangan dipenuhi anak-anak berseragam cokelat, topi rapi, sepatu hitam berbaris gagah. Siswa laki-laki di kanan, siswa perempuan di kiri. Petugas upacara? Tentu saja pramuka-pramuka keren dari sekolah ini.

Selesai upacara, tiba-tiba lapangan yang tadi khidmat berubah jadi arena perang tawa. Semua siswa kelas X dan XI ikut lomba-lomba seru memperingati HUT Kemerdekaan RI. Tapi yang bikin heboh bukan cuma anak-anak, bapak-ibu guru juga ikutan!

Lomba paling bikin sakit perut? Joget Balon! Aturannya simpel tapi ngeselin: dua orang berpasangan, berdiri saling membelakangi, balon diletakkan di antara punggung mereka. Tugasnya? Joget sambil jalan sampai garis finis, terus balik lagi. Balonnya nggak boleh jatuh, nggak boleh meletus. Pokoknya balon itu harus aman di antara dua punggung yang entah cocok atau enggak 😆.

Bayangin… dua orang berjalan sambil joget, tapi nggak boleh berpisah. Ada yang jogetnya kece, ada yang malah kayak kepiting salah jurusan. Ada juga yang saking paniknya, jalannya cuma geser-geser kayak kerang kepanasan.

Yang bikin pecah, di pinggir lapangan anak-anak jadi tim hore. Ada yang joget ngikutin musik, ada yang bawa drum, ada yang cuma modal teriak “AWAS… AWAS… AWAS BALONNYA!” padahal nggak ngaruh sama sekali.

Permainan dibagi dua regu, masing-masing enam pasangan. Tiga pasangan terbaik dari setiap regu maju ke final. Nah… di final inilah tawa mencapai puncak. Ada yang balonnya nyelip ke bawah, ada yang malah “keceplosan” melangkah terlalu lebar sampai balonnya melarikan diri.

Akhirnya, pemenang diumumkan. Tapi semua sepakat: yang paling penting bukan menang atau kalah, tapi ketawa barengnya itu yang nggak ada gantinya.

Dan ya, mungkin cuma di sekolah kita ada pemandangan seperti ini: guru-guru joget sambil ngempit balon, anak-anak teriak histeris, dan semua pulang dengan pipi pegal karena kebanyakan ketawa. 🤭

Baiti Jannati, Malaka Sari, Kamis 14 Agustua 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post