Nongkrong Versi Aku
Nongkrong Versi Aku
Oleh Nurbaiti
Cita-cita sederhana kadang butuh waktu panjang untuk terwujud. Salah satunya: nongkrong bareng teman. Kedengarannya receh banget, kayak gaya anak muda kekinian. Tapi entahlah, bagi yang sudah melewati angka tertentu di usia, nongkrong bisa jadi momen langka. Semangat sih tetap muda, tapi tubuh seringkali punya agenda sendiri.
Hari ini akhirnya “cita-cita” itu tercapai juga. Aku mengendarai motor pelan-pelan, lalu membelokkannya ke kiri untuk mencari parkiran. Begitu turun, aku langsung menanyai seorang pemuda berseragam: “Mas, maaf mau nanya. Kalau mau makan di sini gimana caranya pesan?”
Dia tersenyum ramah. “Ibu silakan masuk, pilih meja yang disuka. Di atas meja ada barcode, dipindai aja, nanti langsung masuk ke menu Mie Gacoan.”
Oke, sederhana. Kami pun memilih meja paling nyaman—nomor 31. Dengan penuh gaya, kubuka ponsel, memindai kode, dan mulai memilih menu. Hasil rapat kilat dengan perut:
Mie Gacoan dua porsi, level 2 dan level 3 (biar ada sensasi tantangan 😎). Dua minuman. Dua porsi udang goreng (versi keriting dan versi keju).Aku ke kasir, bayar, lalu menunggu. Tak lama, namaku dipanggil. Kuambil sendiri minuman dan udang goreng, sementara mie-nya katanya masih diproses.
Tak berapa lama, mie pesanan pun tiba. Kami mulai menyantap sambil bercakap ringan. Suasana lumayan ramai, tapi nyaman. Ruangannya besar, ada tiga pilihan ruangan. Kami duduk di ruangan tengah supaya bisa leluasa melihat ke sana-sini.
Mie level 3 yang kupesan ternyata lebih ‘gahar’ daripada perkiraan. Baru makan setengah, keringat sudah bercucuran, lidah protes keras. Hahaha. Akhirnya nyerah, kubungkus sisanya buat dibawa pulang.
Puas. Rasanya seperti berhasil menaklukkan misi kecil yang sudah lama tertunda: nongkrong di tempat ramai, ngobrol ringan, sambil menikmati makanan yang (katanya) hits. Aku tersenyum dalam hati, betapa indahnya sore ini. Bukan karena menunya yang pedas luar biasa, tapi karena akhirnya aku bisa merasakan suasana nongkrong itu sendiri.
Kadang kebahagiaan datang dari hal-hal sederhana. Nongkrong, ngobrol, mie pedas setengah habis, dan sore yang hangat.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan