Anak-anak di Lambung Kapal
Anak-anak di Lambung Kapal
Di dekat perut kapal yang berkarat, anak-anak menyelam seperti bayangan laut, tubuh mungil mereka berlomba dengan riak, mengejar koin yang dilempar oleh tangan-tangan asing dari geladak.
Tawa mereka pecah, namun matanya menyimpan lapar, seolah tiap koin itu adalah roti hangat di meja yang jarang terisi.
Di antara buih dan asin air laut, aku melihat doa yang tak terucap, bahwa kemiskinan sering menyamar dalam permainan kecil yang memaksa mereka dewasa sebelum waktunya.
Dan laut, hanya bisa diam, menyimpan rahasia getir itu di dasar paling sunyi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan