Nurbaiti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Soal-soal besaran dan satuan

Soal Pilihan Ganda – Besaran Tak Baku & Sejarah Pengukuran

Oleh Nurbaiti

1. Sebelum alat ukur modern ditemukan, orang dahulu menggunakan bagian tubuh untuk mengukur. Contoh besaran tak baku adalah … A. meter, kilogram, sekon B. jengkal, hasta, depa C. busur, penggaris, neraca D. liter, mol, candela E. termometer, stopwatch, amperemeter

2. Mengapa besaran tak baku dianggap tidak praktis dalam ilmu pengetahuan? A. Karena terlalu panjang untuk dihafalkan B. Karena hasilnya berbeda-beda untuk setiap orang C. Karena hanya bisa dipakai di Eropa D. Karena membutuhkan rumus matematika E. Karena tidak bisa digunakan untuk benda kecil

3. Seorang pedagang di pasar dulu mengukur kain dengan depa. Apa arti depa?

A. Jarak dari siku ke ujung jari tengah B. Panjang telapak tangan C. Panjang dari ujung kaki ke lutut D. Rentangan tangan dari ujung jari kanan ke ujung jari kiri E. Keliling pinggang

4. Jengkal digunakan untuk mengukur … A. Tinggi gedung pencakar langit B. Panjang buku tulis C. Jarak tempuh sepeda motor D. Massa beras 5 kg E. Waktu lari 100 meter

5. Salah satu kelemahan penggunaan langkah kaki sebagai alat ukur panjang adalah … A. Terlalu sulit dilakukan di jalan datar B. Hasilnya bisa berbeda antara orang dewasa dan anak-anak C. Tidak bisa dilakukan di luar ruangan D. Memerlukan stopwatch E. Menghasilkan angka pecahan

6. Dalam sejarah pengukuran, bangsa Mesir kuno memakai alat ukur yang disebut hasta. Hasta adalah … A. Panjang dari bahu ke pinggang B. Panjang dari siku sampai ujung jari tengah C. Lebar telapak tangan D. Panjang dari kepala ke kaki E. Rentangan kedua tangan

7. Standar panjang pertama yang dikenal secara internasional adalah … A. meter B. depa C. hasta D. jengkal E. yard

8. Meter pertama kali ditetapkan berdasarkan … A. panjang langkah kaki Kaisar Romawi B. seperempat panjang bumi dari kutub ke ekuator C. panjang meja kerajaan Perancis D. panjang lengan manusia rata-rata E. jumlah hari dalam satu tahun

9. Sistem pengukuran internasional (SI) lahir di negara …

A. Jerman B. Inggris C. Perancis D. Mesir E. Yunani

10. Tokoh yang berjasa dalam merumuskan definisi meter pada abad ke-18 di Perancis adalah … A. Galileo Galilei B. Newton C. Christiaan Huygens D. Delambre dan Méchain E. Al-Khawarizmi

11. Besaran tak baku hanya digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh penggunaannya adalah … A. Mengukur jarak bumi ke bulan B. Mengukur panjang kain dengan jengkal C. Mengukur waktu dengan jam atom D. Menentukan massa benda dengan neraca digital E. Mengukur suhu tubuh dengan termometer

12. SI (Système International d’Unités) ditetapkan pada tahun … A. 1799 B. 1875 C. 1905 D. 1945 E. 1960

13. Mengukur kedalaman sumur dengan menggunakan tali rafia tanpa skala angka termasuk jenis pengukuran … A. tidak baku B. baku C. digital D. presisi tinggi E. sistematis

14. Tokoh Islam yang banyak menulis tentang mekanika, optika, dan berhubungan dengan pengukuran cahaya adalah … A. Al-Khawarizmi B. Ibnu Sina C. Al-Biruni D. Al-Haytham E. Jabir bin Hayyan

15. Salah satu hikmah dalam Islam yang berhubungan dengan pengukuran adalah hadis Nabi: “Timbanglah dan ukurlah dengan adil”. Hal ini menunjukkan bahwa … A. pengukuran hanya boleh dilakukan oleh pedagang B. pengukuran harus dilakukan sejujurnya tanpa mengurangi C. pengukuran boleh dipermudah sesuai kebutuhan D. pengukuran bisa dibuat berbeda antara pembeli dan penjual E. pengukuran tidak penting dalam perdagangan

Kunci Jawaban

1. B → jengkal, hasta, depa = alat ukur tak baku. 2. B → tiap orang beda ukuran tubuh, hasil jadi tidak seragam. 3. D → depa = rentangan tangan dari ujung jari ke ujung jari. 4. B → jengkal cocok untuk benda kecil, misalnya buku. 5. B → langkah kaki beda-beda antara orang dewasa & anak. 6. B → hasta = siku sampai ujung jari tengah. 7. A → meter = standar panjang internasional. 8. B → meter didefinisikan dari seperempat panjang bumi. 9. C → Perancis = tempat lahir sistem SI. 10. D → Delambre & Méchain = tokoh penentu definisi meter. 11. B → mengukur kain dengan jengkal = contoh tak baku. 12. E → 1960, ditetapkan resmi di CGPM. 13. A → tali tanpa skala = pengukuran tidak baku. 14. D → Al-Haytham (Ibn al-Haytham) = ahli optika & cahaya. 15. B → pengukuran harus adil dan jujur sesuai syariat

🌸 Baiti Jannati, Rabu 3 September 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post